Berita Pagaralam

Sampah Berserakan dan Masih Menumpuk saat Siang Hari di Kota Wisata Pagaralam

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pagaralam saat ini akan melakukan tindakan tegas bagi petugas sampah terutama sopir truk sampah

Sampah Berserakan dan Masih Menumpuk saat Siang Hari di Kota Wisata Pagaralam
Sripo/ Wawan Septiawan
Tampak tumpukan sampah dikawasan Prumnas Griya Bangun Sejahtera (GBS) yang siang hari pukul 11.00 WIB masih saja menumpuk, Senin (10/2/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pagaralam saat ini akan melakukan tindakan tegas bagi petugas sampah terutama sopir truk sampah.

Sebab hingga jadwal yang sudah ditentukan masih terdapat tumpukan sampah.

Tindakan tegas ini akan dilakukan terkait masih adanya laporan warga yang resah karena pada saat siang hari tumpukan sampah masih ada di lingkungan mereka.

Warga resah karena akibat tidak diangkut sampah menjadi berhamburan karena dibawa binatang.

Hal ini membuat pemandangan kota wisata ini  menjadi tidak sedap.

Pantauan sripoku.com (Grup Tribun), Senin (10/2/2020), di kawasan Griya Bangun Sejahtera (GBS) pada pukul 11.00 WIB masih tampak banyak tumpukan sampah ditepi-tepi jalan.

Bahkan tampak banyak sampah yang berhamburan.

Jalinteng Empat Lawang Ambles dan Retak, Truk dan Bus Lewat Jalan Lingkar Talang Gunung Sekip

Kepala DLH Kota Pagaralam, Joni melalui Sekretaris DLH, Bonsen mengatakan, pihaknya saat ini akan melakukan tindakan tegas kepada petugas sampah yang tidak mentaati aturan waktu yang ditetapkan Pemkot Pagaralam.

"Kita akan panggil petugas sampah yang malas-malasan atau yang tidak tepat waktu mengangkut sampah dilokasi yang sudah ditentukan," ujar Bonsen.

Pihaknya sudah mendapatkan sejumlah laporan dari masyarakat terkait waktu pengangkutan sampah yang tidak sesuai.

Untuk itu pihaknya telah memanggil petugasnya untuk menanyakan alasan keterlambatan pengangkutan sampah tersebut.

Tolak Omnibus Law dan RUU Cipta Lapangan Kerja, Ratusan Buruh Demo di Pemkab Muara Enim

"Laporan kita tindak lanjuti dengan langsung memanggil yang bersangkutan. Karena kita ingin tahu alasannya agar kita bisa mengambil tindakan," jelasnya.

Belum lama ini Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni telah memberikan tambahan gaji kepada petugas kebersihan di Kota Pagaralam.

Terkait hal itu Pemkot juga meminta petugas kebersihan untuk memaksimalkan tugasnya dalam menjaga kebersihan diwilayah Kota Pagaralam. (SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved