Nada Fedulla Anak WNI eks Kombatan ISIS Cerita Ngerinya Kamp ISIS : Banyak Mayat di Jalanan

Nada Fedulla Anak WNI eks Kombatan ISIS Cerita Ngerinya Kamp ISIS : Banyak Mayat di Jalanan

Tribunjateng
Nada Fedulla Anak WNI eks Kombatan ISIS Cerita Ngerinya Kamp ISIS : Banyak Mayat di Jalanan 

Nada Fedulla lalu menangis ketika menceritakan perasaannya ketika dibawa sang ayah ke Suriah.

Nada Fedulla bisa memaafkan kesalahan ayahnya karena sang ayah hanya manusia biasa.

"Ya karena dia juga manusia. Semua manusia melakukan kesalahan," ujarnya.

Nada Fedulla juga menceritakan bahwa sang ayah telah meminta maaf kepadanya.

Namun, permintaan ayahnya tidak bisa mengembalikan kondisi lantaran sang ayah kini dipenjara.

"Dia sudah meminta maaf kepada saya tentang apa yang ia lakukan, tapi dia tidak bisa melakukan apapun karena dia di penjara" ujarnya sambil menangis.

Kemudian, Nada Fedulla mengatakan sangat ingin pulang ke Indonesia.

Ia berharap orang-orang Indonesia dapat memaafkan kesalahan yang ia buat.

"Saya sangat lelah di sini, jadi kami akan sangat berterima kasih jika ada orang yang (memaafkan kami)," pungkasnya sambil menangis.

Diketahui, presiden Joko Widodo ( Jokowi) tidak ingin 600 warga negara Indonesia (WNI) mantan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dipulangkan ke Indonesia.

Meski rencana dari pemerintah tersebut belum diputuskan, Jokowi menegaskan akan bilang tidak untuk upaya pemulangan itu.

Pembahasan lebih lanjut soal rencana tersebut akan dibahas dalam rapat terbatas (Ratas) dengan kementerian terkait.

"Ya kalau bertanya kepada saya, ini belum Ratas ya.

Kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2/2020), diberitakan Tribunnews.com sebelumnya.

Dalam rapat tersebut, Jokowi akan membahas rencana kepulangan WNI eks ISIS secara detail.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved