Pembunuhan di Tulung Selapan
Herman Tewas Dibacok Bapak dan Anak di Tulung Selapan OKI, Istri Korban Tak Kuasa Meleraikan
Tim Macan Komering Polsek Tulung Selapan OKI meringkus bapak dan anak yang menjadi tersangka pembunuhan
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG-Tim Macan Komering Polsek Tulung Selapan OKI meringkus bapak dan anak yang menjadi tersangka pembunuhan.
Sekudu (45) dan anaknya Ariandi (20) warga Desa Tulung selapan Ilir Kecamatan Tulung Selapan Kabuapten Ogan Komering Ilir (OKI), menganiaya hingga Herman (60 tahun), tewas.
Masih belum diketahui masalah yang menjadi latarbelakang penganiayaan ini.
Korban Herman (60) yang masih satu desa bersama para pelaku, dibacok di depan istrinya.
Korban sempat dibawa ke Pusksesmas terdekat namun nyawanya tetap tidak bisa diselamatkan.
• Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Aktor Senior Johny Indo Meninggal Dunia Hari Ini di Usia 71
Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kabag Humas Polres OKI AKP Iryansyah mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan tak lama setelah kejadian penganiayaan berlangsung, anggota mendapat laporan dari warga yang menyaksikan.
"Pada Sabtu (25/1) kemarin, kami mendapat informasi dari warga bahwa telah terjadi tindak penganiayaan yang berujung kematian di simpang walet Rubuh Desa Tulung Selapan Ilir Kecamatan Tulung selapan, OKI," ungkapnya, Minggu (26/1/2020) pagi.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Iryansyah, kejadian bermula saat pukul 11.00 WIB korban bersama istri mengendarai sepeda motor roda dua melintasi lokasi kejadian.
Saat itu korban diadang oleh pelaku yang sudah membawa senjata tajam bersiap membacok.
"Saat korban sedang melintas di TKP bersama istrinya, korban terlebih dulu dihadang oleh pelaku Sekudu (45) dan pelaku langsung membacok korban dengan parang dan berhasil mengenai kepala belakang korban," jelasnya.
Disebutkan Iryansyah, bacokan pertama dari pelaku tak hanya membuat kepala belakang korban terluka, namun juga membuat korban jatuh tersungkur dari motornya.
"Saat korban terjatuh, pelaku justru semakin brutal membacok korban berulang-ulang kali hingga parangnya terlepas dari tangan pelaku,"
"Pelaku malah mengambil pisau yang sudah diselipkan di pinggang bagian kanannya, kemudian pelaku langsung menusuk korban berulang kali ke arah badan korban menggunakan pisaunya," tutur Iryansyah.
• Cara Licik China Ingin Kuasai Laut China Selatan Diungkap Intel TNI AU, Ubah Karang Jadi Pulau
Dikatakan Iryansyah, disaat pelaku Sekudu membacok korban menggunakan pisau datanglah anak pelaku, Ariandi membantu menganiaya korban.
"Anak pelaku juga terlibat dalam penganiayaan ini karena membantu pelaku dengan cara menusukkan pisau ke arah dagu korban, serta memukul wajah korban berulang-ulang kali menggunakan tangan," bebernya.