Wisata dan Kuliner

Pulau Emas di Tengah Sungai Musi Tebing Tinggi Akan Dibangun Taman Agrowisata

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berencana akan membangun Taman agrowisata di tahun 2020 ini

Pulau Emas di Tengah Sungai Musi Tebing Tinggi Akan Dibangun Taman Agrowisata
Sripo/ Andi Wijaya
Foto Ilustrasi : Pulau Emas Kabupaten Empat Lawang yang dibangun pondok lapak bagi pedagang kaki lima 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG-Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berencana akan membangun Taman agrowisata di tahun 2020 ini.

"Iya, untuk merealisasikan rencana pembuatan taman agrowisata tersebut kita akan melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Empat lawang, "kata Kepala Dinas Pertanian Empat Lawang Dadang Munandar, Senin (20/1/2020).

Dikatakannya, untuk rencana lokasi akan memanfaatkan lahan di Pulau Emas yang berada di tengah-tengah sungai Musi.

Pulau Emas sampai saat ini masih menjadi hutan dan dijadikan warga kebun dan belum terawat.

Luas pulau ini sekitaran 5.000 sampai 1.000 meter dan akan di bangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Danau Batang Hari Siku Lokasi Wisata Baru Warga PALI, Selalu Ramai di Akhir Pekan

Ditanya kapan pihaknya akan memulai pembangunan taman tersebut, Dadang belum bisa memastikan apakah pertengahan atau akhir tahun 2020.

"Pembangunan nya belum dapat di pastikan tergantung persiapan kita dulu,"jelasnya.

Masih dikatakan Dadang, taman agrowisata itu nanti akan di isi dengan berbagai macam taman seperti tanaman aneka buah - buahan, sayuran, juga disediakan tempat kongkow hingga Kuliner

Sementara, Padri seorang warga Pasar Tebing tinggi mengatakan, memang sudah seharusnya Pulau Emas yang berada di Kota Tebing Tinggi bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah sebab statusnya sudah menjadi aset Pemkab.

Sebelumnya lokasi pulau emas tersebut disiapkan Oleh bupati periode pertama untuk lokasi pasar modern dilengkapi sarana penunjang untuk di Tebing Tinggi namun sampai saat ini itu belum terealisasi

"Karena disana tempat balap liar saja , memang sudah sewajarnya pemerintah berfikir untuk memanfaatkan nya agar bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat banyak,"katanya. (SP/ Andi Wijaya)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved