Pembunuh Driver Online

BREAKING NEWS : Otak Pembunuhan Driver Online di Palembang Dituntut Hukuman Mati

Akbar Al Faris (34) otak perampokan yang disertai pembunuhan terhadap Sofyan, driver taksi online, dituntut hukuman mati

BREAKING NEWS : Otak Pembunuhan Driver Online di Palembang Dituntut Hukuman Mati
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Sebelum tega merampok dan membunuh Sofyan yang merupakan driver taksi online, Akbar Al Farizi (34 tahun), otak kejahatan keji itu mengaku pernah menjajal pekerjaan sebagai driver taksi online. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Akbar Al Faris (34) otak perampokan yang disertai pembunuhan terhadap Sofyan, driver taksi online, dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumatera Selatan, Kamis (16/1/2020).

Mendengar tuntutan itu, Akbar hanya tertunduk lesu seraya menarik nafas panjang dihadapan majelis hakim yang diketuai Efrata SH MH pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Khusus Palembang tersebut.

Ia kemudian mengajukan pembelaan sebagai upaya hukum atas tuntutan yang baru saja diterimanya.

"Saya mohon izin mengajukan pembelaan yang mulia," ujar Akbar dalam menyikapi tuntutan terhadap dirinya.

Ditemui setelah persidangan, Akbar yang digiring masuk ke sel sementara di PN Palembang berujar bahwa dirinya berharap agar majelis hakim memberikan keringanan hukuman padanya.

Sebab ia masih memiliki empat orang anak yang masih kecil dan sangat butuh perannya sebagai seorang ayah. Termasuk dengan memberikan nafkah kepada mereka.

BMKG Sebut Dampak Perubahan Iklim, Fenomena Salju Turun di Arab Saudi dan Suhu 4 Derajat Celsius

"Saya berharap agar jangan dihukum mati," ujarnya.

Meskipun begitu, Akbar tak menampik segala kesalahan yang telah ia perbuat.

Yakni dengan sengaja merampok dan kemudian membunuh Sofyan yang tak lain merupakan Driver Taksi Online di Palembang.

Tol Palembang-Kayuagung Diresmikan Awal Februari, Tol Gratis Selama Dua Minggu

Atas perbuatan itu, Akbar mengaku sangat menyesal. Ia kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi dan harus berpisah dari keluarganya.

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved