Lokasi KEK Tanjung Api Api Bergeser 10 Km, Pakai Lahan PT Tri Patria Seluas 2.237 Hektare

Lokasi baru tersebut juga dianggap lebih strategis ke Tanjung Carat yang rencananya akan menjadi pelabuhan baru

Lokasi KEK Tanjung Api Api Bergeser 10 Km, Pakai Lahan PT Tri Patria Seluas 2.237 Hektare
Sripo/ Jati Purwanti
Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya memimpin rapat pembahasan KEK TAA 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api (KEK TAA) bergeser dari lokasi sebelumnya.

Proyek ini akan segera diajukan sebagai proyek strategis nasional.

Tidak hanya itu, Pemprov Sumsel juga telah menunjuk pihak swasta dari PT Tri Patria sebagai pengusul untuk melakukan pengerjaan KEK di tanah seluas 2.237 Hektare (Ha) milik perusahaan tersebut.

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan, meski pembangunan kawasan akan diserahkan kepada pihak swasta namun dalam praktiknya harus pula melibatkan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumsel.

"Yang jelas, PT Tri Patria harus melibatkan BUMD di Sumsel. PT Tri Patria itu diusulkan sebagai pengusul pembangunan. Tetapi saat melaksanakan pembangunan harus menggandeng PT SMS dan PT Sei Sembilang," kata Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, Senin (13/1/2020).

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumsel, Megaria, pelibatan BUMD dalam pembangunan KEK TAA merupakan syarat mutlak untuk perusahaan yang akan melakukan pembangunan kawasan tersebut.

Perpindahan dari kawasan yang sebelumnya di lahan milik Pemprov seluas 2.030 Ha ke Lahan milik PT Tri Patria seluas 2.237 Ha dilakukan mengingat kondisi Pemprov yang kesulitan untuk melakukan pembebasan lahan.

"Di luas lahan lama baru sekitar 67 hektare lahan yang dibebaskan dan tidak berprogres. Makanya dewan KEK Nasional mengundang kita dalam hal ini pemerintah pusat mendukung proyek ini. PT Tri Patria siap kawasannya dipakai," jelas dia.

Lokasi KEK lama milik Pemprov dan lahan KEK baru milik PT Tri Patria terpaut 10 kilometer.

Lokasi baru tersebut juga dianggap lebih strategis ke Tanjung Carat yang rencananya akan menjadi pelabuhan baru.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved