Berita Palembang

Kolbi Dikenal Sebagai Residivis Mafia Tanah Palembang, Sekarang Diadili Lagi Kasus Serupa

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, menerima pelimpahan berkas berikut tersangka atas kasus dugaan manipulasi dokumen pembuatan sertifikat tan

Kolbi Dikenal Sebagai Residivis Mafia Tanah Palembang, Sekarang Diadili Lagi Kasus Serupa
TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, menerima pelimpahan berkas berikut tersangka Kolbi Bin Sahabudin (45), atas kasus dugaan manipulasi dokumen pembuatan sertifikat tanah, Kamis (9/1/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, menerima pelimpahan berkas berikut tersangka atas kasus dugaan manipulasi dokumen pembuatan sertifikat tanah, Kamis (9/1/2020).

Dengan tangan diborgol, tersangka Kolbi Bin Sahabudin (45), mafia tanah yang kerap kali berurusan dengan hukum, terus menundukkan kepalanya saat digiring masuk ke gedung Kejati oleh petugas dari tim penyidik unit 3 Polda Sumsel.

Namun saat didekati awak media, ia berusaha untuk membantah dugaan pelanggaran hukum yang kini tengah dihadapinya.

Ia berujar bahwa sertifikat tanah di Jalan Soekarno Hatta dengan luas 10 Hektare yang diduga telah di palsukan berkas kepengurusannya, adalah asli dan telah dikeluarkan oleh pihak BPN.

"Itu semua (surat-surat) asli dari BPN. Pihak BPN telah mengeluarkan sertifikat aslinya pada saya," ujarnya.

Diketahui, tersangka juga merupakan seorang residivis.

Saat inipun ia tengah menjalani masa penahan dalam kasus yang hampir sama dan kini kasus itupun telah masuk ke masa persidangan.

Lebih Lanjut dijelaskan, bahwa perbuatan yang dilakukan tersangka yakni dengan modus memanipulasi dokumen dalam pembuatan sertifikat tanah.

Seperti pemalsuan tanda tangan dari Lurah setempat.

"Sebenarnya sertifikat yang dibuat itu asli. Hanya saja dalam proses pembuatan warkah permohonan seperti SPH dan Sporadik, surat keterangan sengketa itu yang dipalsukan oleh tersangka. Bahkan satelah diperiksa oleh tim kami ternyata tanda tangan Lurah juga dipalsukan olehnya," ungkap Bripka Budi saat ditemui usai pelimpahan.

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan berkas berikut tersangka atas nama Kolbi bin Sahabudin.

"Benar bahwa kami telah menerima pelimpahan tersangka berikut barang bukti dari penyidik Polda Sumsel," Ujarnya.

Khaidirman juga membenarkan bahwa tersangka saat ini juga tengah menjalani penahanan dan tengah menjalani tahap persidangan di Pengadilan Negeri Palembang.

"Akibat perbuatan yang diduga telah melanggar hukum dengan cara memanipulasi pembuatan sertifikat dalam hal pembuatan surat tanah, dugaan sementara tersangka dapat dijerat dengan pasal 266 ayat (1), 263 ayat (1) dan (2) KUHPidana," ujarnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved