Harimau di Ogan Ilir
Ini Cerita Mahasiswa Unsri Pertama Kali Dengar Auman Harimau, Suaranya Jelas dan Langsung Lari
Informasi ini berawal dari seorang mahasiswa yang mendengar dan satu orang lain yang melihat sekilas penampakan hewan tersebut
"Saya diminta jelaskan kondisi saat itu, ya saya jelaskan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kebun Riset dan Penelitian, Umar membenarkan bahwa dirinya mendapat laporan tersebut.
Meskipun saat itu ia baru mengimbau mahasiswa agar berhati-hati saat ke kebun tersebut.
"Saya imbau hati-hati secara tertutup. Takutnya jadi meresahkan," ujarnya.
Dan pada Senin (6/1/2020), ia memerintahkan kepada petugas kebun dan satpam untuk mengecek lokasi yang dicurigai sebagai tempat munculnya hewan tersebut.
Saat ke sana, ia mendapat laporan ada tapak diduga bekas Harimau itu.
"Waktu itu saya ga ikut, jadi ga bisa memastikan. Dan kita juga bukan ahlinya, jadi ga bisa mastiin itu apakah tapaknya benar atau bukan," tegasnya.
Dan saat itu juga, ia melapor secara lisan kepada Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.
Waktu itu, mereka masih mengimbau secara tertutup karena ditakutkan informasi yang simpang siur hanya akan menimbulkan kecemasan di kalangan mahasiswa.
"Tetap kita imbau melalui mulut ke mulut waktu itu," katanya.
Namun esoknya, Selasa (7/1/2020), petugas kebun yang biasa menyadap di kebun tersebut mengaku melihat sekilas Harimau tersebut.
Mereka mengatakan, ukuran Harimau itu sedikit lebih besar dari Kambing dewasa.
"Mereka cuma lihat sekilas, sekitar setengah 6 sore. Dan langsung tunggang langgang mereka naik motor," ungkapnya.
Pada hari Rabu (8/1/2020), ia pun mendapat laporan tersebut.
Takut terjadi apa-apa, pihaknya langsung mengeluarkan imbauan terbuka kepada mahasiswa yang berpraktek di sana agar waspada.
"Karena kita lebih mementingkan upaya preventif, agar tidak terjadi apa-apa sama mahasiswa dan orang kampus," tegasnya. (SP/ Resha)