Harimau di Ogan Ilir

Heboh Kabar Harimau Muncul di Kampus Unsri, BKSDA Sumsel Ragukan Laporan Itu

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan telah menerima adanya laporan diduga harimau yang muncul di sekitar kampus

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana

"Memang sore itu sepi, hanya dia sendirian. Tiba-tiba dia mengaku mendengar suara auman," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (9/1/2020).

Tentu saja, mahasiswa tersebut lari tunggang langgang menghidupkan motornya untuk kabur. Rizky pun langsung melaporkan kejadian itu pada Umar.

"Waktu itu masih saya jaga, agar informasinya gak bikin resah. Tapi saya imbau kepada mahasiswa saya untuk hati-hati," terangnya.

Dan pada Senin (6/1/2020), ia memerintahkan kepada petugas kebun dan satpam untuk mengecek lokasi yang dicurigai sebagai tempat munculnya hewan tersebut. 
Saat ke sana, ia mendapat laporan jika ada tapak diduga bekas Harimau itu.

"Waktu itu saya gak ikut, jadi ga bisa memastikan. Dan kita juga bukan ahlinya, jadi gak bisa mastiin itu apakah tapaknya benar atau bukan," tegasnya.

Dan saat itu juga, ia melapor secara lisan kepada Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

Waktu itu, mereka masih mengimbau secara tertutup karena ditakutkan informasi yang simpang siur hanya akan menimbulkan kecemasan di kalangan mahasiswa.

"Tetap kita imbau melalui mulut ke mulut waktu itu," katanya.

Namun esoknya, Selasa (7/1/2020), petugas kebun yang biasa menyadap di kebun tersebut mengaku melihat sekilas Harimau tersebut.

Mereka mengatakan, ukuran Harimau itu sedikit lebih besar dari Kambing dewasa.

"Mereka cuma lihat sekilas, sekitar setengah 6 sore. Dan langsung tunggang langgang mereka naik motor," ungkapnya.

Pada hari Rabu (8/1/2020), ia pun mendapat laporan tersebut.

Takut terjadi apa-apa, pihaknya langsung mengeluarkan imbauan terbuka kepada mahasiswa yang berpraktek di sana agar waspada.

"Karena kita lebih mementingkan upaya preventif, agar tidak terjadi apa-apa sama mahasiswa dan orang kampus," tegasnya.

Pihaknya juga sudah mengirimkan surat dinas secara resmi kepada Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Ia berharap, agar pihak kampus dapat menentukan langkah yang tepat untuk mencegah hal buruk terjadi.

"Kita tentu mengharapkan agar ada upaya preventif, untuk menghindari hal yang tak diinginkan," jelasnya. (mg5).

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved