Pilkada Ogan Ilir 2020
Mengenal Ardani, Sosok yang Disiapkan Sebagai Pendamping Putra Mawardi Yahya di Pilkada Ogan Ilir
Ardani disiapkan sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi anak Mawardi Yahya, Ahmad Wazir Noviadi (Ovi) atau Panca Wijaya.
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Ardani disiapkan sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi anak Mawardi Yahya, Ahmad Wazir Noviadi (Ovi) atau Panca Wijaya.
Siapa yang akan maju di Pilkada Ogan Ilir 2020 masih akan melihat hasil survei internal.
Keduanya bersepakat nama Ardani akan tampil mengisi kursi Bakal Calon Wakil Bupati Ogan Ilir.
Namanya memang tak begitu terkenal di masyarakat dibandingkan Ahmad Wazir Noviadi.
Ardani lahir 31 Oktober 1963 di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir.
"Ayah saya asli dari Tanjung Atap, ibu dari Tanjung Batu," ujarnya Senin (30/12/2019).
• Gugatan Uji Materi Ahmad Wazir Noviadi Ditolak MK, KPU Masih Persilakan Ovi Maju di Pilkada 2020
Pria yang saat ini mejabat sebagai Kepala Biro Hukum dan HAM Pemprov Sumsel ini lahir dan besar di Tanjung Batu.
Ia mengawali pendidikan di SD Tanjung Batu, kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Tanjung Raja, dan SMAN 3 Palembang sore.
"Saya juga alumni Universitas Sriwijaya, tahun 1987 selesai. Kemudian lanjut ke Jurusan Hukum Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Palembang, lulus angkatan pertama," tambahnya.
• Mengenal Panca Wijaya Akbar, Anak Mawardi Yahya Berusia 28 Tahun Maju Pilkada Ogan Ilir 2020
Ia mulai menapaki karir sebagai birokrat setelah SK pengangkatannya keluar tahun 1988.
Di penghujung karirnya ini ia tergerak untuk kembali di jalur politik, menjadi Bakal Calon Wakil Bupati pada Pilkada 2020 mendatang.
Sebab ia mengaku sedih, melihat perkembangan kampungnya yang dinilai cukup lambat.
"Padahal banyak orang potensi ini luar biasa. Dari situ tergerak saya untuk supaya Ogan Ilir ini menjadi lebih maju lagi dan muara terakhirnya, sejahtera," tegasnya.
Namun tentunya ia terus bersinergi dengan Bakal Calon Bupati Ogan Ilir selanjutnya, bagaimana menggodok program yang akan ditawarkan kepada masyarakat ke depannya nanti.
• Jelang Pilkada Ogan Ilir 2020, Ilyas Panji Alam Tetap Tanpa Wakil Bupati, Ini Sebabnya
"Motornya dulu yang dibenahi. Artinya kondisi pemerintahan, termasuk harmonisasi. Itu yang akan dipenuhi," terangnya.
Dan nantinya, ia siap mundur sebagai Abdi Negara saat kampanye dimulai.
Hal tersebut untuk memenuhi aturan sebagai Calon, dimana ia harus melepas status sebagai ASN.
"Kalau sudah terdaftar sebagai Daftar Calon Tetap (DCT), 8 Juli harus mundur," jelasnya.