Bus Sriwijaya Masuk Jurang di Pagaralam
Inilah Data 7 Korban Tewas yang Berhasil Diidentifikasi, 1 Berasal dari Palembang Atas Nama Ilyas
Petugas masih melakukan identifikasi kroban meninggal dunia tragedi bus Sriwijaya Express yang masuk jurang Likuan Lematang, Selasa (24/12).
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Petugas masih melakukan identifikasi kroban meninggal dunia tragedi bus Sriwijaya Express yang masuk jurang Likuan Lematang, Selasa (24/12).
Data terakhir, dari 24 korban tewas, sudah 7 yang berhasil diidentifikasi.
Berikut data 7 korban tersebut:
1. Fery (sopir), alamat Kota Bengkulu
2. Yuda Sanjaya(kernet), alamat Empat Lawang, Sumsel
3. Ilyas, alamat Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumsel
4. Warsono, alamat Jalan Sabar Jaya, Banyuasin, Sumsel
5. Imron, alamat Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu
6. Ali Jaya, alamat Jalan Bandara, Bengkulu
7. Feri, alamat Belakang Pondok Kecamatan Batu Samban, Bengkulu
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Benteng Telau, mengatakan sementara jumlah korban meninggal 24 orang dan 13 penumpang selamat namun luka-luka.
Identifikasi korban kesulitan karena dari sejumlah jenazah yang berhasil dievakuasi, hanya empat yang memiliki KTP.
Selebihnya, sulit diidentifikasi. Apalagi, penumpang bus naas ini banyak naik dijalan lantaran data dari loket di Bengkulu penumpang bus berjumlah 27 orang.
Salah satu petugas identifikasi RSUD Besemah mengungkapkan, jenazah korban masuk sejak pukul 12.00 WIB berjumlah tiga orang yakni sopir dan penumpang.
"Kita melakukan identifikasi sejak semalam. Saat ini ada 25 yang masuk keruang jenazah, satu sudah diambil keluarga korban merupakan warga Kabupaten Empat Lawang," kata dia.
Umumnya, korban meninggal terkena hempasan lantaran bus jatuh cukup dalam kedasar jurang, belum lagi saat terjatuh posisi bus tenggelam ke Sungai Lematang Indah.
"Baru beberapa yang sudah diidentifikasi. Petugas masih melakukan identifikasi korban lainnya lantaran jenazah satu persatu masuk kesini," bebernya.
Sebanyak tujuh dari 26 korban meninggal dunia dalam kecelakaan Bus Sriwijaya pada Selasa dinihari di Liku Lematang, Dempo Tengah, Pagar Alam, berhasil teridentifikasi.
Bus Sriwijaya yang masuk jurang di Likuan Lematang dikabarkan dikemudikan oleh Feri.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bus Sriwijaya Bengkulu-Palembang masuk jurang pada Selasa (24/12) dini hari. Data terakhir 26 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Sang sopir dikabarkan juga termasuk dalam korban tewas.