Pembunuhan di 9 10 Ulu
BREAKING NEWS, Ridho Tewas Diduga Dikeroyok di 9-10 Ulu, Sang Ibu Tak Henti Menangis
Sepupu korban, Wawan (23 tahun) mengatakan, kejadian itu terjadi tak jauh dari kantor lurah 9-10 ulu sekita pukul 02.30 pagi
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Ridho Soleh (23 tahun) warga jalan Tembok Baru Lorong Sehati RT. 18 RW 08 Kelurahan 11 Ulu Palembang, tewas usai menjadi korban pengeroyokan, Selasa (23/12/2019).
Sepupu korban, Wawan (23 tahun) mengatakan, kejadian itu terjadi tak jauh dari kantor lurah 9-10 ulu sekita pukul 02.30 pagi.
"Saya dengar, saat itu korban sedang mencari adiknya. Tiba-tiba dicegat dan langsung dikeroyok," ujarnya saat ditemui di rumah duka.
Korban sendiri ditemukan oleh adik yang sedang ia cari sebelum mengalami pengeroyokan.
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tak sadarkan diri dengan kondisi tubuh bersimbah darah.
• Sosok Joni Korban Tabrak Lari di Plaju, Usia 64 Tahun Tetap Banting Tulang Demi Keluarga
"Sempat dibawa ke RS Muhammadiyah tapi tidak bisa diselamatkan. Dia kehabisan banyak darah setelah mengalami 14 tusuk," ujarnya.
Sementara itu keluarga, kerabat dan tetangga silih berganti terus berdatangan ke rumah duka.
Kesedihan pihak keluarga juga tampak jelas terasa, terutama dari Ema (45) ibu kandung korban.
Ema terus menatap kosong ke arah jenazah anaknya seraya tetesan air mata terus mengalir membasahi pipinya.
"Korban itu ada pertama dari empat bersaudara. Wajar saja ibunya sangat terpukul," ujar Wawan.
• UPDATE: Sopir Bus Sriwijaya Ternyata Sudah Senior, Pengalaman Lebih dari 25 Tahun Kemudikan Bus
Kesedihan Ibunda
Kesedihan Ema (45) begitu terpancar jelas saat menatap jenazah anaknya, Redho Soleh (23) yang tewas karena menjadi korban pengeroyokan.
Bahkan Ema beberapa kali jatuh pingsan dihadapan jenazah Redho karena tak kuasa menerima kenyataan pahit ini.
"Anakku," teriak Ema seraya menangis tersedu sebelum akhirnya jatuh pingsan dihadapan jenazah anaknya,
Selasa (23/12/2019).
• Kecelakaan di KM. 277 Tol Pematang Panggang-Kayuagung, Ini Kondisi Korban
Dengan cepat, para pelayat langsung berusaha menenangkan dan merangkul Ema.
Suasana kesedihan jelas begitu terasa di rumah duka yang berada di jalan Tembok Baru Lorong Sehati RT. 18 RW 08 Kelurahan 11 Ulu Palembang.
"Ngucap, baca istighfar jangan seperti ini," ucap salah seorang pelayat yang berusaha menenangkan Ema.