Razia di Palembang dan Banyuasin
Remaja Ini Melawan Lalu Dikurung di Toilet Sat Pol PP, Kena Razia Bersama Teman Wanitanya
Kerumunan remaja pria ini didapat saat sedang nongkrong di Kafe WONG Palembang bersama beberapa teman wanita yang juga masih remaja.
TRIBUNSUMSEL.COM – PALEMBANG - Dalam razia Pekat (Penyakit Masyarakat ) yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja ( SatPol PP ) Sumatera Selatan pada Kamis (19/12) malam terdapat beberapa anak remaja dibawah umur yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) Palembang.
Kerumunan remaja pria ini didapat saat sedang nongkrong di Kafe WONG Palembang bersama beberapa teman wanita yang juga masih remaja.
Namun saat berada di kantor SatPol PP, salah seorang dari remaja tersebut bersitegang dengan beberapa Petugas Satopol PP.
Tak jelas Ihwal awal perkara keributan ini, namun terlihat petugas yang mencoba menyita handpone (HP) milik remaja ini dikarenakan dicurigai menyimpan sesuatu yang dirahasiakan.
Namun remaja ini terus berontak saat HP miliknya ingin diperiksa petugas Pol PP.
"Saya tidak mau HP Saya diperiksa, tidak ada apa-apa di hp saya Pak, saya tidak mau HP Saya diperiksa," tegas remaja ini
Suasana ini membuat ruangan pemeriksaan sempat sedikit riuh, beberapa rekan SatPol PP lainnya mendekati remaja tersebut dan mencoba membantu menyita hp remaja ini.
Namun remaja ini bersikeras memegang HP miliknya tidak boleh diperiksa. Suasana ini membuat Salah Satu petugas yang diduga salah satu kepala bidang di SatPol PP emosi dan memaksa membawa hp miliknya.
"Kamu jangan melawan petugas, Saya ini petugas, sekarang kamu ada di kantor Saya. Kalau hp mu bersih dan tidak ada hal aneh, kamu jangan takut," tegas salah satu petugas
Remaja tersebut akhirnya memberikan HP miliknya kepada petugas, namun keributan kembali terjadi saat remaja pria tersebut mencoba membela saat rekan wanitanya akan diperiksa petugas.
Remaja tersebut menolak rekan wanitanya dibawa kedepan oleh petugas.
"Itu teman saya Pak, jangan diperiksa dia tidak salah," sebutnya ke petugas
Melihat tingkah remaja yang selalu membuat ulah di kantor Pol PP ini, salah satu Kabid di Sat Pol PP menugaskan anggotanya untuk mengurung remaja tersebut di ruangannya.
"Kamu melawan terus kepada petugas, bawa dia ke ruangan saya, dia harus diproses secara khusus, masukkan ke Toilet ruangan saya saja, Kurung dulu sampe besok," tegas petugas SatPol PP
Untuk diketahui Satuan Polisi Pamong Praja melakukan giat operasi Pekat (Penyakit masyarakat) pada kamis (19/12) dengan 75 personil Sat Pol Pp Provinsi Sumsel, 15 personil SatPol PP kabupaten Banyuasin, 10 Personil TNI, 15 Personil dari Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Dan beberapa dinas instansi diantaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).