Breaking News:

MK Tolak Gugatan Ahmad Wazir Noviadi

KPU Sumsel Jelaskan PKPU Hanya Mengatur Larangan Bagi Bandar Narkoba

KPU Sumsel belum mengetahui secara detil apa yang menjadi gugatan anak Wagub Sumsel, Ahmad Wazir Noviadi sehingga ditolak MK

Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriyadi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-KPU Sumsel belum mengetahui secara detil apa yang menjadi gugatan anak Wagub Sumsel, Ahmad Wazir Noviadi sehingga ditolak MK.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Herpiyadi mengungkapkan, pihaknya belum bisa berkomentar banyak tentang putusan MK ini.

Untuk diketahui, Hakim MK menolak permohonan uji materi aturan tentang syarat pencalonan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) 2020 yang dimuat dalam Pasal 7 ayat (2) huruf i Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.

Pasal itu melarang seseorang dengan catatan perbuatan tercela mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Perbuatan tercela yang dimaksud adalah judi, mabuk, pemakai/pengedar narkoba, dan berzina.

"Kita belum tahu apa yang jadi gugatan. Nanti akan dikaji dan kita menunggu arahan KPU RI," terang Hepriyadi.

KPU RI Angkat Bicara Terkait Pencalonan AW Noviadi di Pilkada Ogan Ilir, Apa Bisa Terganjal ?

Meski begitu Hepriyadi menilai sesuai PKPU nomor 18 tahun 2019, sudah memberikan ruang bagi penyalahguna narkoba.

Mengingat yang dilarang adalah mantan napi bandar narkoba dan kejahatan seksual anak.

"Na, disini kalau bukan bandar dan telah direhabilitasi, harus mencantumkan jika pernah jadi napi dengan surat keterangan dari pihak kepolisian dan diumumkan secara luas," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, hakim MK menolak gugatan mantan Bupati OI Ovi, hakim menilai bahwa aturan mengenai pemakai narkoba dalam Undang-undang Pilkada sesuai dengan bunyi konstitusi.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved