Breaking News:

MK Tolak Gugatan Ahmad Wazir Noviadi

BREAKING NEWS, Gugatan Ahmad Wazir Noviadi Soal Pengguna Narkoba Ikut Pilkada Ditolak MK

Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi terancam gagal ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ogan Ilir tahun 2020

Sripo/ Resha
Dua anak Wakil Gubernur Sumsel, Ahmad Wazir Noviadi dan Panca Wijaya Akbar, saat mengambil form Calon Bupati di 3 partai sekaligus, Senin (14/10/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi terancam gagal ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ogan Ilir tahun 2020.

Upaya Ovi mengajukan gugatan tentang pengguna narkoba ikut Pilkada ditolak hakim Mahkamah Konstitusi ( MK).

Hakim MK menolak permohonan uji materi aturan tentang syarat pencalonan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) 2020 yang dimuat dalam Pasal 7 ayat (2) huruf i Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.

Pasal itu melarang seseorang dengan catatan perbuatan tercela mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Perbuatan tercela yang dimaksud adalah judi, mabuk, pemakai/pengedar narkoba, dan berzina.

"Mengadili, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Hakim Ketua MK Anwar Usman dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

Ovi diketahui hanya menjabat selama satu bulan sebagai bupati, karena pada Maret 2016 lalu, ia kedapatan memakai narkoba.

Atas perbuatannya, Ovi dijatuhi hukuman berupa rehabilitasi selama enam bulan.

Ia pun kini hendak mencalonkan diri kembali di Pilkada 2020.

Namun, rencana Ovi terancam gagal lantaran Pasal 7 ayat (2) huruf i Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 melarang seseorang dengan catatan perbuatan tercela, termasuk pemakai narkoba, untuk ikut Pilkada.

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved