Harimau Terkam Warga

Jasad Yudi Berada di Kawasan Hutan Lindung Tebat Benawa, Pemerintah Sebut Habitat Harimau Terganggu

Jasad Yudi Berada di Kawasan Hutan Lindung Tebat Benawa, Pemerintah Sebut Habitat Harimau Terganggu

Facebook @nandes tebe
Satu Lagi Warga Tebat Benawa Pagaralam Jadi Korban Terkaman Harimau 

Jasad Yudi Berada di Kawasan Hutan Lindung Tebat Benawa, Pemerintah Sebut Habitat Harimau Terganggu

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Harimau Sumatera memakan Yudiansyah yang sedang memetik buah kopi.

Berarti sudah keempat kalinya teror harimau terjadi di Pagaralam dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

Pertama kali, teror harimau berada dikawasan Tugu Rimau Gunung Dempo, Desa Pulau Panas Tanjung Sakti, Desa Tebat Benawa Kota Pagaralam dan kali ini kembali terjadi di Desa Tebat Benawa.

Terbaru Yudiansyah (40) warga Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat dimakan harimau.

Korban ditemukan tewas dikawasan Talang Tani Desa Tebat Benawa Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam, Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Oli Cemari Sungai Bikin Nelayan Kayuagung Sulit Dapat Ikan, Pendapatan Turun Sampai 90 Persen

Korban ditemukan berjarak sekitar 10 meter dari pondok sudah meninggal.

Saat ditemukan, saksi melihat Harimau sumatera masih berada dekat di jasad korban.

Camat Dempo Selatan, Suteri Duadji dan pihak BKSDA Lahat mengatakan bahwa lokasi kebun tempat ditemukan korban tewas sudah masuk di Kawasan Hutan Lindung Tebat Benawa.

"Harimau di Pagaralam diduga berasal dari kantong Bukit Dingin seluas 63.000 hektare yang membentang dari kabupaten Lahat, Kota Pagaralam dan kabupaten Empat Lawang dan kantong Bukit Jambul Patah Nanti seluas 282.000 hektare yang membentang dari Lahat, Pagaralam, dan Muara Enim," jelas Camat.

BREAKING NEWS, Herman Deru Disetujui Pimpin Nasdem Sumsel, Ini 3 Alasannya

Lokasi tempat di temukan korban berada di hutan lindung yang menjadi habitat tempat tinggalnya hewan buas harimau Sumatera.

"Habitat mereka yang terganggu. Jadi kemungkinan mereka ini menyerang karena terganggu," ujarnya.(one)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved