Warnet di Lubuklinggau Buka 24 Jam, Tim Gabungan Langsung Tempel Stiker

Warung Internet (Warnet) di Kota Lubuklinggau saat ini telah dibatasi jam operasi sampai pukul 22.00 WIB oleh pemerintah setempat.

Warnet di Lubuklinggau Buka 24 Jam, Tim Gabungan Langsung Tempel Stiker
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Tim gabungan saat memberikan imbauan kepada warnet Poker di Jl Lintas Kenanga II, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Warung Internet (Warnet) di Kota Lubuklinggau saat ini telah dibatasi jam operasi sampai pukul 22.00 WIB oleh pemerintah setempat.

Kenyataan dilapangan peraturan daerah (Perda) yang telah diterapkan Pemkot Lubuklinggau tersebut, dianggap angin lalu oleh sejumlah pengusaha warnet.

Sebab, hingga saat ini banyak warnet masih buka 24 jam, bahkan di duga sering dijadikan tempat bermain judi online, bahkan sampai transaksi narkoba.

Puncaknnya tim gabungan
dari Polisi Militer, Provos, Sabhara Polres Lubuklinggau, Dinas Sosial (Dinsos) Pol PP menggelar razia gabungan warnet di Kota Lubuklinggau, Kamis (7/11) malam.

"Sudah dua malam ini kita melakukan razia warnet, kita bergerak sama-sama dari Polres Lubuklinggau mulai pukul 22.00 WIB - 24.00 WIB," kata Kasat Sabhara Polres Lubuklinggau, Ali Rahman, Jumat (8/11/2019).

Dalam razia gabungan itu, petugas masih menemukan warnet yang buka 24 jam, salah satunya warnet Poker di Jl Lintas Kenanga II, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

"Kita lakukan pendataan, pemasangan stiker pengumuman,
bahkan untuk pemilik warnet
kita sudah mengingatkan kepada agar mentaati peraturan, apabila melanggar kedepan akan dikenakan sanksi," tegas Ali.

Selain melakukan razia warnet, tim gabungan juga melakukan razia di sejumlah hotel kelas Melati seperti
Hotel 929, Hotel Arwana, Wisma Q, Wisma Pratama I, dan Wisma Adikarya.

Dalam razia hotel tersebut pihaknya juga tidak mendapati pengunjung yang membawa senjata tajam, maupun yang membawa narkoba, termasuk tidak memiliki identitas diri.

"Untuk tempat hiburan ini, kita baru sebatas sosialisasi. Kita melakukan pengecekan izin, identitas pengunjung, kepada pemilik penginapan diingatakan bahwa tidak boleh bawa narkoba ke dalam penginapan," tambah Ali. (Joy)

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved