Mahasiswa Diksar Menwa Tewas

Mahasiswa Palembang Tewas Ikut Diksar Menwa, Ini Penjelasan Panitia Tentang Kegiatan Fisik Peserta

Penyidik dari Satreskrim Polres Ogan Ilir, memeriksa 13 saksi terkait tewasnya M Akbar saat mengikuti pra diksar Menwa

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Salah seorang panitia pra diksar yang diperiksa penyidik Satreskrim Polres Ogan Ilir di Polsek Kemuning Palembang, Jumat (18/10/2019). 

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan di Palembang, karena saksinya banyak di Palembang. Sehingga kami jemput bola untuk memeriksa saksi di Palembang dengan menumpang di Polsek Kemuning," pungkasnya.

Hasil Visum

Muhammad Akbar, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Palembang tewas saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) resimen mahasiswa (Menwa), Kamis (17/10/2019).

Setelah dilakukan visum di RS Bhayangkara Palembang, ditemukan adanya dugaan kekerasan dengan benda tumpul di bagian alat vital (kemaluan) korban.

Hal ini diungkap dr Indra Nasution SpF ketika ditemui usai melakukan visum terhadap jenazah korban.

Menurut Indra, visum dilakukan di sekujur tubuh korban.

"Ditemukan adanya dugaan kekerasan dengan benda tumpul di bagian vital," katanya.

Indra belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, karena hanya melakukan visum luar.

Tetapi, diduga adanya pemukulan dengan benda tumpul di bagian vital korban yang membuat korban meninggal.

Sedangkan Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi ketika dikonfirmasi menuturkan memang ada kejadian tersebut dan dari pihak keluarga sudah membuat laporan di Polres Ogan Ilir.

"Kami sudah memeriksa beberapa saksi dan mendatangi lokasi kejadian. Untuk sementara, kasus ini masih dalam penyelidikan," katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved