Berita Palembang

Temui DPRD Sumsel, Driver Taksi Online Lanjutkan Perjuangan Tolak Pemangkasan Insentif

Driver taksi online di Palembang terus berupaya menolak kebijakan pemangkasan insentif ataupun bonus sebesar 50 persen oleh PT Gojek Indonesia

Temui DPRD Sumsel, Driver Taksi Online Lanjutkan Perjuangan Tolak Pemangkasan Insentif
Tribun Sumsel/ Irkandi Gandi Pratama
Perwakilan Forum Gabungan Asosiasi Driver Online (Gedor) Palembang melanjutkan perjuangan dengan melakukan pertemuan DPRD Sumsel, Jumat (11/10/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Driver taksi online di Palembang terus berupaya menolak kebijakan pemangkasan insentif ataupun bonus sebesar 50 persen oleh PT Gojek Indonesia (GI).

Perwakilan Forum Gabungan Asosiasi Driver Online (Gedor) Palembang melanjutkan perjuangan dengan melakukan pertemuan DPRD Sumsel.

Kedatangan rombongan disambut Chairul S Matdiah didampingi Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Sumsel.

Pada pertemuan itu, Asosiasi Gedor Palembang meminta kepada DPRD Sumsel agar menyampaikan aspirasi mereka kepada PT GI terutama di cabang Palembang, Jumat (11/10/2019).

Belakangan ini Gedor Palembang, sudah melakukan demo unjukrasa sebanyak dua kali.

Inilah Alasannya Demo Driver Gojek di Palembang, Insentif 18 Point Jadi Rp 150 Ribu

PT GI tetap memberlakukan kebijakan pemangkasan 50 persen tersebut, dimulai sejak tanggal 7 Oktober lalu.

Dengan demikian, Gedor Palembang meminta sampaikan aspirasi berupa tuntutan antara lain, menuntut status kemitraan di dalam perjanjian elektronik ditinjau kembali secara bersama.

Isi perjanjian baik dari pihak mitra pelaku bisnis transportasi dan pihak penyedia aplikasi serta kepastian hukum dan perlindungan sebagai masyarakat Palembang yang bekerja sama dengan PT GI.

Kemudian minta meninjau kembali kebijakan sepihak aplikator sebagai pemilik aplikasi dengan mempertimbangkan gejolak dan dampak yang akan terjadi akibat dari kebijakan tersebut.

Mencarikan solusi jalan tengah perhitungan (kalkulasi) penghasilan dari pelaku bisnis transportasi dengan mempertimbangkan biaya langsung maupun biaya tidak langsung.

Belasan Sepeda Motor Terjatuh Akibat Tumpahan Oli di Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring

"Kita akan memanggil perwakilan management aplikasi dipusat yang dapat mengambil keputusan dan apabila dari pihak aplikator tidak bersedia koperatif dengan panggilan mediasi yang di jembatani oleh pihak DPRD Sumsel, maka pihak DPRD akan memfasilitasi aspirasi dengan berangkat langsung ke Jakarta bersama perwakilan Forum Gedor Palembang.'

"Hingga tuntutan ini mendapatkan solusi dan jawaban,” terang Chairul S Matdiah, selaku perwakilan anggota DPRD Sumsel saat menanggapi Asosiasi forum Gedor Palembang.

Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditampung terlebih dahulu dan akan membentuk forum diskusi bersama Komisi Transportasi dan Kominfo untuk membahas permasalahan ini.

Sementara itu, Gedor Palembang menyampaikan kepada DPRD Sumsel, apabila tidak ada solusi dan tindakan yang di lakukan PT GI dalam menyelesaikan permasalahan ini, maka diminta agar segala macam bentuk operasional izin usaha aplikator ditangguhkan untuk sementara waktu yang tidak ditentukan.

Penulis: Irkandi Gandi Pratama
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved