Pengamat Ekonomi Palembang: Pemangkasan Intensif Gojek Sudah Sesuai Aturan

Pengamat transportasi Yan Sulistiyo menilai pemangkasan insentif Go-Car, sudah sesuai dengan PM 118 Tahun 2018.

Pengamat Ekonomi Palembang: Pemangkasan Intensif Gojek Sudah Sesuai Aturan
Istimewa
Ilustrasi Gojek. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pengamat transportasi Yan Sulistiyo menilai pemangkasan insentif Go-Car, sudah sesuai dengan PM 118 Tahun 2018.

Artinya, Peraturan Menteri Perhubungan terkait kebutuhan dan keinginan mitra sudah dipenuhi karena pendapatan utama sudah naik.

"Kalau saya sudah sesuai dengan aturan yang ada," kata Yan, Jumat (4/10) saat dihubungi.

Menurut dia, aksi mogok yang dilakukan mitra Gojek di Palembang kemarin, Kamis (3/10/19) dilakukan para driver Go-Car maupun Go-Ride, bisa diselesaikan secara baik, tanpa melakukan mogok.

"Silakan melakukan aksi, tapi jangan mengajak mitra yang tak mau melakukan mogok," kata dia.

Aksi mogok mitra Gojek yang dilatarbelakangi dengan adanya pemotongan insentif Go-Car ini, harus mendapat tanggapan dari pihak Gojek dan kepolisian.

Dimana, Gojek diharapkan melakukan tindakan tegas terhadap mitra yang mengintimidasi mitra lain. Sementara, pihak kepolisian harus terlibat untuk menangkap mitra yang melakukan intimidasi terhadap mitra lain.

"Kan kasihan yang benar-benar mau cari uang di gojek. Hal ini harus diberikan tindakan, dimana pihak gojek dapat melakukan pemutusan hubungan kemitraannya. Silakan mereka mencari aplikator lain," kata dia. (axl)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved