Keluarga Suhaimi Bahagia Bisa Dapat Bantuan dan Akan Dibangunkan Rumah, Keluarga Tinggal di Gubuk

Raut muka bahagia terpancar dari Suhaimi, sangat senang saat Kapala Dinas Sosial Ogan Komering Ilir (Dinsos) menyambangi gubuk sederhana miliknya

Keluarga Suhaimi Bahagia Bisa Dapat Bantuan dan Akan Dibangunkan Rumah, Keluarga Tinggal di Gubuk
WINANDO/TRIBUNSUMSEL.COM
Raut muka bahagia terpancar dari Suhaimi, sangat senang saat Kapala Dinas Sosial Ogan Komering Ilir (Dinsos) menyambangi gubuk sederhana miliknya 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Raut muka bahagia terpancar dari Suhaimi, sangat senang saat Kapala Dinas Sosial Ogan Komering Ilir (Dinsos) menyambangi gubuk miliknya, Selasa (1/10/2019) siang.

Maklum saja, pria yang tinggal bersama istri dan ke 5 orang anak yang masih kecil-kecil tersebut harus hidup sederhana di tengah hiruk pikuk kota Kayuagung.

Suhaimi merupakan salah satu warga Desa Paku Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang harus hidup dan menempati gubuk kayu sederhana di tengah-tengah sawah.

Setelah menerima laporan terkait adanya warga Desa Paku atas nama Suhaimi dengan menempati rumah tidak layak huni dan tergolong masyarakat tidak mampu, Dinas Sosial Kab. OKI bersama Tribunsumsel.com menyambangi keluarga Suhaimi.

"Setelah mendapati laporan ini, kami bersama tim langsung mendatangi lokasi untuk merespon serta memberikan bantuan berupa sembako. Kemudian di lakukan verivali ke Basis Data Terpadu (BDT) agar nantinya dapat menerima bantuan," kata Kepala Dinsos Kabupaten OKI, Amirudin.

Suhaimi tergolong warga dengan kategori kurang mampu, beberapa bulan terakhir dia bekerja sebagai buruh serabutan dan bertani sawah. Hidup yang berpindah-pindah membuat ia belum terdata sebagai warga kurang mampu yang nantinya mendapat bantuan.

"Setelah diklarifikasi kepada saudaranya, dikatakan bahwa Suhaimi sudah beberapa kali berpindah tempat tinggal. Sempat tinggal di Palembang dan sepucuk sebelum kembali ke kota Kayuagung,"

"Namun beruntung, pada tahun ini ada kegiatan Verivali rumah tangga miskin sehingga Suhaimi dapat di data BDT, karena memang masuk dalam kategori miskin" jelasnya.

Ditambahkan Amirudin, Dinsos telah berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kab. OKI, ternyata di Baznas terdapat program rumah layak huni.

"Dari program rumah layak huni memiliki syarat yaitu tanah milik sendiri, kemudian pihak Baznas bersama pemerintah kelurahan Sukadana, menghubungi saudara Suhaimi, Alhamdulillah ada saudara yang akan menghibahkan tanah,"

Halaman
12
Penulis: Winando Davinchi
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved