Berita Palembang

Penodong dan Penusuk Pelajar di Kolam Retensi DPRD Palembang Dibekuk Polisi

Apri Sariwan alias Apil (19 tahun), penodong pelajar di Kolam Retensi DPRD Palembang dua pekan lalu, ditangkap polisi

Penodong dan Penusuk Pelajar di Kolam Retensi DPRD Palembang Dibekuk Polisi
Sripo/ Andyka Wijaya
Apri Sariwan alias Apil (19 tahun), penodong pelajar di Kolam Retensi DPRD Palembang dua pekan lalu, ditangkap polisi, Rabu (25/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Apri Sariwan alias Apil (19 tahun), penodong pelajar di Kolam Retensi DPRD Palembang dua pekan lalu, ditangkap polisi.

Apri warga Jalan A Yani Lorong Riang Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring, Palembang ini ditangkap Team Tekab 134 Polresta Palembang, Rabu (25/9/2019).

Kronologi

Pada 2 September 2019, korban sedang diperjalanan mau pulang dari sekolah.

Tiba-tiba saat jalan di pinggir jalan Kolam Retensi DPRD Palembang, datang pelaku menghampiri.

Apri mengancam dengan senjata tajam untuk meminta uang dan Hp milik korban.

Saat itu korban melawan sehingga pelaku menusuk korban sebanyak 2 kali di bagian punggung belakang dan dada sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam yang dibawanya.

Melihat korban tak berdaya, lalu pelaku kabur tanpa membawa hasil curian.

Kronologi Sopir dan Kernet Tewas Terbakar di Musirawas, Kecelakaan Mobil Pengangkut Minyak

"Atas laporan korban inilah, pelaku ditangkap saat berada dikawasan rumahnya, setelah keberadaan berhasil kita endus," Ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab 134, Iptu Tohirin.

Tohirin mengatakan, atas ulahnya pelaku diancam pasal 365 KUHP Jo 53 dan diancam kurungan penjara maksimal 5 tahun penjara.

"Ada pun barang bukti yang diamankan berupa 1 buah sajam yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya," katanya.

Sedangkan Apil ketika ditemui di ruang piket reskrim Polresta Palembang, mengaku perbuatannya.

"Jujur pak saat itu saya tidak punya uang. Jadi terpaksa saya melakukan aksi ini. Hp saya jual dan uangnya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari saya," Ungkapnya menyesal. (SP/ Andyka Wijaya)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved