Ini Mekanisme Pembuatan Smart SIM dan Penjelasan Bila Smart SIM Hilang

Ditlantas Polda Sumsel melaunching Smart SIM yang sudah bisa dipergunakan untuk pembuatan SIM baru. Saat ini, setidaknya ada 200 keping

Ini Mekanisme Pembuatan Smart SIM dan Penjelasan Bila Smart SIM Hilang
TRIBUNSUMSEL
Dirlantas Polda Sumsel menunjukan blangko Smart SIM yang sudah ada di Palembang, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ditlantas Polda Sumsel melaunching Smart SIM yang sudah bisa dipergunakan untuk pembuatan SIM baru. Saat ini, setidaknya ada 200 keping blangko SIM baru sudah dikirim ke Polresta Palembang dan bisa dilakukan pencetakan SIM baru.

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro menjelaskan, keunggulan dari smart SIM ketimbang SIM lama. Ada beberapa fitur tambahan yang ada di dalamnya sehingga memudahkan pemegang Smart SIM untuk melakukan pembayaran.

"Smart SIM ini, bisa diisi saldo e-money maksimal Rp 2 juta rupiah. Namun, untuk sementara ini belum bisa ditambahkan pengamanan seperti PIN. Sifatnya sama seperti kartu e-money pada umumnya," kata Dirlantas saat ditemui, Selasa (24/9/2019).

Lanjut Dirlantas, pembuatan Smart SIM sama mekanismenya seperti pembuatan SIM sebelumnya. Hanya saja, Smart SIM yang sudah di lauching ini memiliki kelebihan dari SIM sebelumnya dengan bisa digunakan untuk diisi saldo di Bank BRI, Mandiri dan BNI maksimal Rp 2 juta.

Selain diisi saldo, juga bisa digunakan untuk membayar tol, belanja hingga membayar e-tilang ketika terkena tilang di jalan. Dengan ini, bisa sangat memudahkan pengendara melakukan pembayaran ketika mendesak.

"Karena ini belum dilengkapi PIN pengaman, sehingga bila Smart SIM ini hilang harus segera dilaporkan ke kantor polisi. Selain itu, meminta blokir dari bank tempat mengisi saldo agar saldo tidak hilang," jelasnya.

Untuk saat ini, menurut Dwi suda ada 50 ribu keping blangko Smart SIM yang akan di distribusikan ke Polres Jajaran. Dari blangko ini, bisa digunakan sampai bulan Desember.

Sebanyak 50 ribu keping blangko Smart SIM akan digunakan hanya untuk pembuatan SIM yang baru. Sedangkan, untuk perpanjangan SIM tetap menggunakan blangko SIM yang lama.

Perpanjangan menggunakan blangko Smart SIM baru, akan dilakukan setelah seluruh blangko SIM lama habis. Perpanjangan SIM yang lama menggunakan blangko Smart SIM baru akan dilakukan pada awal Januari mendatang. Karena, blangko Smart SIM yang lama akan habis karena digunakan untuk perpanjangan.

"Tidak masalah perpanjangan menggunakan blangko yang lama, karena sudah sama-sama online. Hanya bedanya Smart SIM lebih lengkap dalam fitur e-moneynya," ungkapnya.

Pembuatan Smart SIM sama seperti pembuatan SIM pada umumnya. Pemohon bisa datang ke Satlantas Polres jajaran dengan membawa persyaratan.
Melakukan tes kesehatan, mengambil formulir pendaftaran, membayar bank, mengikuti tes tertulis maupun praktek, pengambilan foto dan penyerahan SIM yang sudah jadi. (ard)

Tags
Smart SIM
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Ray Hapyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved