Berita Muara Enim

Bagaimana Nasib Proyek di Muara Enim Terkait OTT KPK ? Tetap Lanjut dengan Syarat Ini

Juarsah menerima surat penugasan sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Muaraenim dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru

Bagaimana Nasib Proyek di Muara Enim Terkait OTT KPK ? Tetap Lanjut dengan Syarat Ini
Sripo/ Rahmaliyah
Wakil Bupati Muaraenim Juarsah menerima surat penugasan sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Muaraenim dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Wakil Bupati Muaraenim Juarsah menerima surat penugasan sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Muaraenim dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Senin (16/9/2019).
Hal ini sebagai tindak lanjut surat dari Menteri Dalam Negeri 131.16/9073/SJ Pada 5 September lalu.

Gubernur mengatakan, penunjukkan tersebut supaya roda pemerintahan di Kabupaten Muaraenim tidak kosong dan tetap berjalan normal.

Deru juga memastikan proyek perbaikan atau pemeliharaan jalan yang menjadi persoalan dalam kasus dugaan tindak korupsi Bupati Muaraenim nonaktif, Ahmad Yani akan tetap lanjut.

Hanya saja Deru memberikan catatan, semua tahapan tender sudah dilaksanakan dengan mekanisme benar.

Sulit Cari Air, Petugas Padamkan Kebakaran Lahan di Muratara dengan Membuat Sekat

"Saat terjadinya OTT Bupati Muaraenim, ada PA, KPA, dan ada PPPTK, Kalau itu semua benar ya tetap dilaksanakan dengan benar sebab kita harus pisahkan masalah hukum dengan masalah fisik pengerjaan."

"Apalagi jika harus merugikan masyarakat. Kan permasalahannya soal gratifikasinya," tegas Deru, Senin (16/5/2019).

Dirinya juga telah menitipkan pesan agar PLT Bupati Muaraenim dapat dijalankan dengan baik dan menjalankan semua tanggungjawab roda pemerintahan sesuai aturan.

Berkaitan dengan prinsip harus tetap berkonsultasi dengan Gubernur, karena Gubernur sebagai pimpinan roda pemerintahan di Provinsi.

4 Pasang Suami Istri Saling Bersaing di Pilkades OKI, Tak Ada Calon Lain yang Jadi Lawan

"Peraturan atau soal kepegawaian Plt Bupati tetap harus berkonsultasikan dengan saya," jelasnya.

Nantinya, masa jabatan yang diemban PLT Bupati Muaraeni ini akan melihat jenjang peradilan yakni sampai Inkrah.

Jika inkrah Ahmad Yani dinyatakan tidak bersalah (dengan asas praduga tak bersalah) artinya Ahmad Yani bisa kembali ke posisi semula.

Tapi jika dinyatakan bersalah maka H Juarsah ditetapkan sebagai Bupati definitif Muaraenim.

"Terpenting Pemerintah Daerah untuk dalam menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan hindari celah untuk melakukan tindak korupsi," tegasnya.(SP/ Rahmaliyah)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved