Sumsel Masih Butuh Dokter untuk Ditempatkan di Desa

tugas seorang medis sangat dibutuhkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan terutama yang ada di daerah pelosok.

Sumsel Masih Butuh Dokter untuk Ditempatkan di Desa
humas pemprov sumsel
Peresmian kegiatan Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah Nasional Ke XXIV Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) dan Perhimpunan Endoskopi Indonesia (PEGI) dan Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Palembang 2019 di Hotel Novotel, Jumat (13/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meminta dokter yang ditugaskan di Bumi Sriwijaya tidak pilah pilih lokasi penempatan.

Mengingat tugas seorang medis sangat dibutuhkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan terutama yang ada didaerah pelosok.

Harapan tersebut diungkapkannya saat membuka Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah Nasional Ke XXIV Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) dan Perhimpunan Endoskopi Indonesia (PEGI) dan Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Palembang 2019 di Hotel Novotel, Jumat (13/9/2019).

“Berbagai upaya yang telah kita lakukan terutama dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Gubernur.

Herman Deru meminta apa yang telah dilakukan pemerintah Provinsi Sumsel dibidang kesehatan tersebut mendapatkan dukungandari Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) dan Perhimpunan Endoskopi Indonesia (PEGI) dan Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) terutama dalam menentukan kebijakan program pelayanan masyarakat yang saat ini terfokus dalam program JKN KIS.

 “Pemerintah Provinsi Sumsel telah mendorong bupati/walikota untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC), Terlebih di Provinsi Sumsel ada 17 kab/kota yang butuh dokter dan butuh pelayanan kesehatan yang merata,” papar Herman Deru

Herman Deru menegaskan, Sumsel merupakan provinsi dengan wilayah yang paling luas di pulau Sumatera, karena itu dia juga meminta agar dokter senior atau guru besar untuk dapat memberikan pemahaman kepada dokter junior dan bersedia memberikan darma bhaktinya kepada masyarakat di pelosok daerah.

Sementara Ketua Gabungan Pengurus Besar PPHI-PEGI- PGI Prof. Dr.dr. Dadang Makmun, mengatakan Perkembangan ilmu kedokteran saat ini sudah semakin berkembang ditambahlagi dengan inovasi-inovasi baru setiap tahunnya.

“Di bidang saluran cerna penyakit 5 terbesar dan perawatan pasien 10 terbesar pasien rawat jalan, kongres ini juga sebagai bentuk antisipasi dari kita semua dipelayanan saluran cerna. Oleh sebab itu ketiga perhimpunan ini mengupgrade dan meningkat,” jelasnya. (Rel)

Editor: Lisma Noviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved