Berita Prabumulih

Anggota DPRD Mengkritisi Penempatan Pejabat Pemkot Prabumulih tidak Sesuai Disiplin Ilmu

-Jajaran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih berharap Pemerintah Kota Prabumulih menempatkan pejabat sesuai dengan ilmu

Anggota DPRD Mengkritisi Penempatan Pejabat Pemkot Prabumulih tidak Sesuai Disiplin Ilmu
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Kantor Pemkot Prabumulih 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Jajaran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih berharap Pemerintah Kota Prabumulih menempatkan pejabat sesuai dengan disiplin ilmu.

Dengan begitu maka pejabat itu bisa menguasai pekerjaan dan pembangunan kota Prabumulih tepat sasaran.

"Kami melihat beberapa instansi di Pemkot Prabumulih kekurangan sumber daya manusia dan jikapun ada lebih banyak tidak sesuai dengan disiplin ilmu sehingga apa yang akan dikerjakan tidak bisa dilakukan," ungkap anggota DPRD Prabumulih, Iskandar Mulia, Selasa (10/9/2019).

Menurut Iskandar, jika pejabat menempati jabatan yang diemban tidak sesuai dengan disiplin ilmu dan tidak menguasai maka apa yang dicita-citakan untuk membangun kota Prabumulih dengan cepat tidak akan berhasil.

"Ada di instansi Inspektorat pengawasan pembangunan gedung ada SDM yang berkemampuan mengawasi, sementara untuk SDM yang berkemampuan membangun infrastruktur jalan dan lainnya tidak ada."

"Bagaimana mau mengawasi pekerjaan kalau pengawasnya tidak memahami apa yang diawasi, untuk itu agar penempatan pejabat sesuai disiplin ilmu," katanya seraya instansi lainnya juga banyak tidak sesuai disiplin ilmu.

Menanggapi itu Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap pejabat di Pemerintah kota Prabumulih dan akan mengisi jabatan sesuai dengan disiplin ilmu pegawai.

"Kita saat ini sudah mulai menempatkan orang-orang sesuai dengan kemampuannya, kita juga akan melakukan evaluasi terhadap para pejabat kita. Evakuasi bukan karena tidak mampu saja tapi disiplin ilmu juga menentukan, sebulan dua bulan tidak ada kemajuan kita evaluasi," ujarnya.

Fikri menuturkan, memang pihaknya sejak awal telah melihat disiplin ilmu para PNS namun terkadang meski disiplin ilmu telah sesuai ada kendala ketika di lapangan lantaran apa yang didapat di tempat kuliah berbeda dengan di lapangan.

"Memang kadang praktik di lapangan beda dengan teori, tapi para pejabat kita diikutkan diklat kepemimpinan, itu merupakan tindak lanjut kita seperti baru ini kita lakukan diklan Pim IV dengan peserta 80 PNS dan diklat lainnya dan ini akan dilakukan berkelanjutan sehingga para pejabat kita memiliki kemampuan dan memahami tupoksi," bebernya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved