Guru Baik Hati Tewas Kecelakaan

Ketabahan Istri Pak Guru Bambang, Sri Bahkan Akan Maafkan Sopir yang Tabrak Mati Suaminya

Mata Sri Ambarwati (52) masih terlihat sembab habis menangis saat menerima para pelayat yang datang ke rumahnya, Kamis (4/9/2019).

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Pemakaman guru SMPN 35 Palembang Bambang yang terkenal baik hati. 

"Papa bilang saya harus semangat dan rajin belajar. Itu selalu papa sampaikan pada saya," ujar Misbach Hilal Afif.

Misbach merupakan mahasiswa semester 1 jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya (Unsri).

Ia menuturkan, sang ayah biasa mengantar keperluan kuliah ke Indralaya.

"Papa biasa kasih uang, pakaian, keperluan saya di apartemen mahasiswa (Unsri). Kadang seminggu sekali, kadang beberapa hari sekali, tidak tentu," kata remaja 18 tahun tersebut.

Bambang Pudi Astomo meninggal dalam usia 59 tahun.

 Sosok Bambang Pudi Astomo Guru SMPN 35 Palembang Tewas Kecelakaan, Suka Melawak dan Jarang Marah

Bambang meninggalkan seorang istri bernama Sri Ambarwati dan dua orang putra bernama Hidayat Fadilah dan Misbach Hilal Afif.

Jenazah korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Semeru, Silaberanti, Plaju, pada Rabu (4/9/2019) pukul 10.00.

Tewasnya Bambang Pudi Astomo (59)
dalam kecelakaan di Jalan Lintas Palembang-Indralaya, meninggalkan kesedihan mendalam di hati murid-muridnya.

Wali kelas VIII.8 di SMPN 35 Palembang itu, dikenal sebagai guru yang humoris, ramah dan tidak mudah marah pada murid-muridnya.

"Saat di kelas, Pak Bambang suka melawak. Saat beliau mengajar, suasana kelas tidak membosankan,"kata Neyza Azzahra yang merupakan siswa kelas VIII. 8 SMPN 35 Palembang.

Itulah mengapa, saat mendengar kabar tewasnya Bambang dalam kecelakaan, menjadi kabar yang begitu mengejutkan bagi seluruh jajaran di SMPN 35 Palembang Termasuk Neyza beserta teman-temannya.

Neyza mengaku merasa sedih dan sempat termangu saat pertama kali mendengar kabar tersebut

"Sempat syok juga, rasanya tidak percaya. Soalnya kemarin masih bertemu di sekolah. Saya juga sempat salaman sama beliau,"ujarnya.

 Sosok Bambang Pudi Astomo Guru SMPN 35 Palembang Tewas Kecelakaan, Suka Melawak dan Jarang Marah

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved