Guru Baik Hati Tewas Kecelakaan

Ketabahan Istri Pak Guru Bambang, Sri Bahkan Akan Maafkan Sopir yang Tabrak Mati Suaminya

Mata Sri Ambarwati (52) masih terlihat sembab habis menangis saat menerima para pelayat yang datang ke rumahnya, Kamis (4/9/2019).

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Pemakaman guru SMPN 35 Palembang Bambang yang terkenal baik hati. 

"Tapi untuk penahanan atau yang lain ke pelaku, hal itu kembali lagi ke pihak kepolisian. Saya serahkan pada mereka," ujarnya.

Sementara itu, saat pemakaman, 

Putra bungsu korban, Misbach Hilal Afif mengumandangkan azan untuk jenazah ayahanda tercinta sebelum lubang kubur ditutup tanah.

Ia berdiri di salah satu sudut lubang kubur.

Almarhum Bambang Pudi Astomo
Almarhum Bambang Pudi Astomo (Tribunsumsel.com/ Shinta Anggraini)

Setelah azan, giliran sang kakak, Hidayat Fadilah mengumandangkan iqamat dekat kepala jenazah sang ayah.

Suasana haru makin terasa saat lubang kubur yang telah ditutup papan, diurug tanah.

Keluarga korban tampak tabah dan mengikuti proses pemakaman hingga selesai.

Hilal, putra bungsu korban mengaku sedih tidak sempat berjumpa sang ayah sebelum peristiwa naas tersebut.

"Sebelum papa mau antar uang dan pakaian ke kampus (Universitas Sriwijaya) di Indralaya, saya coba hubungi, tapi papa tidak angkat (telepon)," kata Misbach Hilal saat dijumpai di kediamannya di Jalan Banten 4 Lorong Rukun Nomor 19 RT 32, Plaju, usai pemakaman.

Hari itu sekitar pukul 13.00, Misbach Hilal menghubungi ayahnya namun tidak ada jawaban.

 Sosok Bambang Pudi Astomo Guru SMPN 35 Palembang Tewas Kecelakaan, Suka Melawak dan Jarang Marah

Sekitar pukul 16.00, ia baru mengetahui ayahnya meninggal setelah mendatangi Puskesmas Indralaya.

"Saya lagi kerjakan tugas, lalu dipanggil mama disuruh ke apartemen mahasiswa. Lalu aaya sama mama ke Puskesmas Indralaya. Di situ saya lihat papa dimasukkan ke mobil ambulan," kata mahasiswa semester 1 jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya (Unsri) itu.

Sebelumnya diberitakan, Bambang Pudi Astomo (59), warga Plaju, Palembang tewas setelah ditabrak mobil truk di depan akses KTM Rambutan tol Palindra pada Selasa (3/9/2019) petang.

Sebelum meninggal dunia, korban kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) pada Selasa (3/9/2019) lalu, Bambang Pudi Astomo, sempat menitip pesan pada putra bungsunya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved