Berita Pagaralam

Divonis Mati, Tika Janda Penyewa Pembunuh Bayaran di Pagaralam Melawan Ajukan Banding

Tika Herli dan Riko, dua terdakwa vonis mati di Pagaralam mengajukan memori banding ke Pengadilan Tinggi Palembang

Divonis Mati, Tika Janda Penyewa Pembunuh Bayaran di Pagaralam Melawan Ajukan Banding
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Tika Herli, penyewa pembunuh bayaran mengajukan banding 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Tika Herli dan Riko, dua terdakwa vonis mati di Pagaralam mengajukan memori banding ke Pengadilan Tinggi Palembang.

Permohonan banding kedua terdakwa ini diprotes oleh keluarga korban.

Tika Herli dan Riko telah mendapat vonis hukuman mati dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Pagaralam.

Keduanya telah terbukti melakukan pembunuhan terhadap ibu dan anak di Pagaralam yaitu Ponia (49 tahun) dan Selvi (14 tahun).

Kedua terdakwa ini masih meminta permohonan Memori Banding di Pengadilan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan.

Tika adalah otak pembunuhan Ponia (49) dan Sevia (14) yang terjadi Desember tahun 2018 silam.

Tika menyewa jasa Riko untuk menghabisi ibu dan anak itu.

Keduanya dijatuhkan vonis hukuman mati pada 20 Agustus 2019 kemarin di ruang sidang Candra yang dipimpin oleh Hakim ketua M Martin Helmi SH, Anggota hakim I Agung Hartanto SH MH, dan Anggota Hakim II Raden Anggara SH MH.

Sedangkan terdakwa lainnya yaitu Jf ditetapkan 10 tahun penjara karena masih dibawa umur.

Kejaksaan Negeri (Kajri) Kota Pagaralam melalui Kasi Intel, A Gabriel R Ubleeuw SH membenarkan, pengacara terdakwa Tika dan Riko mengajukan memori banding.

Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved