Berita Ogan Ilir

Kenalan Melalui Facebook, RF Setubuhi Bocah di Ogan Ilir Sebagai Bukti Sayang

Berawal perkenalan dari facebook, bocah berinisial RF tega menyetubuhi bocah di bawah umur, sebut saja Bunga (12 tahun)

Kenalan Melalui Facebook, RF Setubuhi Bocah di Ogan Ilir Sebagai Bukti Sayang
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi bocah perempuan jadi korban pelecehan seksual 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Berawal perkenalan dari facebook, bocah berinisial RF tega menyetubuhi bocah di bawah umur, sebut saja Bunga (12 tahun).

RF kemudian diciduk oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ogan Ilir.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, awalnya tersangka berkenalan dengan korban, yang merupakan warga Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir.

Setelah berkenalan dan bertemu, mereka sepakat menjalin hubungan kekasih.

Baru berjalan 2 minggu, tersangka kemudian mengajak korban ke rumahnya.

BREAKING NEWS: Siska Sarangheo Ubah Pengakuan, Waria Itu Kini Bantah Bunuh Ipung

Tersangka yang mengalami putus sekolah sejak SD ini membujuk korban agar mau berhubungan badan dengannya.

"Aku ngomong sama dia, sayang ga sama aku? Dia bilang sayang. Terus ku tanya lagi, mau ga ngasih harga diri kamu ke aku, dia bilang iya, lalu terjadi," ujar RF saat diinterograsi di Unit PPA Polres Ogan Ilir, Selasa (27/8/2019).

Setelah melakukan hal tersebut di rumahnya yang tengah sepi, korban pun diantarkan pulang kembali ke rumahnya.

Saat korban kembali ke rumahnya, korban menceritakan apa yang telah dialaminya ke orangtuanya.

"Orangtuanya tak terima, dan melaporkan RF ke Polres," ujar Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin, didampingi Kanit PPA Polres Ogan Ilir Aiptu Sigit.

3 Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Pecahkan Rekor Dunia Selam Guiness World Record

Setelah menerima pengaduan tersebut, petugas melakukan pengejaran terhadap RF.

Hingga akhirnya, tersangka berhasil diciduk petugas.

"Tersangka kita jerat dengan Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," jelasnya. (SP/ Resha)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved