Berita Pendidikan

Kontrol Penggunaan Smartphone di MTs N 1 Palembang, Wali Kelas Kumpulkan Semua HP Siswa

MTs Negeri 1 Palembang yang berada di Jalan Jenderal Sudirman mulai mengontrol pengguaan smarthone pada siswanya

Kontrol Penggunaan Smartphone di MTs N 1 Palembang, Wali Kelas Kumpulkan Semua HP Siswa
Istimewa
Siswa MTs N 1 Palembang mengumpulkan telepin genggamnya kepada guru sebelum memulai belajar 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-MTs Negeri 1 Palembang yang berada di Jalan Jenderal Sudirman mulai mengontrol pengguaan smarthone pada siswanya.

Kepala MTs Negeri 1 Kota Palembang Drs Tugino MPdI mengatakan, penggunaan gawai dikalangan siswa khususnya di MTs Negeri 1 Palembang pihaknya terus memantau dalam penggunaannya.

"Siswa dan siswi boleh menggunakan gawainya di kelas bila ada pembelajaran yang harus menggunakan gawai," katanya.

“Memang pengaruh gawai ini banyak negatifnya, sedangkan dampak positif hanya bisa dirasakan pada saat siswa-siswi dikawal menggunakan gawai tersebut. Seperti saat mencari materi pelajaran tentu penggunaan gawai sangat berdampak positif," ujarnya, Jumat (23/8/2019).

Pembunuhan Ipung Salon Diduga Sudah Direncanakan, Barang Penting Milik Ipung Hilang, Bukan Uang

Dia melanjutkan siswa boleh menggunakan gawai atau telepon genggam android apabila dipandang perlu oleh guru yang mengajar dalam mata pelajaran tersebut memang harus menggunakan gawai.

"Siswa di MTs N boleh membawa telepon genggamnya dari rumah setelah mereka tiba di sekolah telepon genggam merela dikumpulkan dengan ketua kelas selanjutnya ketua kelas menyerahkannya dengan wali kelasnya," ujarnya.

Ketika telepon genggam diperlukan di dalam proses pembelajaran atau mau pulang sekolah telepon genggam dibagikan kembali dengan siswa tersebut untuk keperluan memesan ojek online atau menelpon orangtuanya dan sebagainya.

Diwarnai Padam Listrik, HD Puji TTG XV Banyuasin, Minta Kab/Kota Miliki Website Pemasaran Teknologi

"Selain itu, alasan penerapan sistem penggunaan telepon genggam di dalam pembelajaran seperti ini siswa akan fokus dan konsentrasi pada saat kegiatan belajar mengajar."

"Persoalannya anak-anak kami yang masih labil belum punya kemampuan menyaring yang baik," ujarnya.

Sehingga lanjutnya setiap informasi baik positif maupun negatif akan ditelan seutuhnya.

Celakanya kalau kemudian hal negatif itu diaplikasikannya di kehidupan kesehariannya, maka bisa dipastikan akan merusak anak-anak.

Ratusan Warga Salat Istisqa Digelar Polsek Keluang, Mohon Turun Hujan Atasi Kekeringan dan Karhutla

Sementara itu, Salah satu siswa kelas IX MTs Negeri 1 Siti Nazila Nur Putri mengatakan pengontrolan saat penggunaan telepon genggam yang diterapkan disekolahnya ini bagus.

"Karena kami bisa belajar lebih fokus menerima pelajaran yang diberikan guru kepada kami. “Telepon genggam baru bisa digunakan di kelas apabila untuk mata pelajaran yang memang harus menggunakan telepon genggam,” tutupnya.

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved