Inilah 17 Petunjuk Fakta Prada DP Lakukan Pembunuhan Berencana, Sakit Hati dan Cemburu Sejak Lama

Oditur militer mempunya 17 point petunjuk yang menjadi dasar penuntutan pembunuhan berencana dan hukuman seumur hidup

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANg - Oditur militer mempunya 17 point petunjuk yang menjadi dasar penuntutan pembunuhan berencana dan hukuman seumur hidup bagi Prada DP.

Dalam sidang, Kamis (22/8) Mayor Darwin Butarbutar membacakan ke 17 point tersebut sebelum menegaskan tuntutannya.

Berikut point-point petunjuk indikasi kuat bahwa Prada DP memang merencanakan pembunuhan. Dasar sakit hati dan cemburulah yang buat Prada DP merencanakan pembunuhan.

Inilah 17 point bukti petunjuk:

1. Vera dan Prada DP sudah lama berpacaran dan putus nyambung. Prada DP beberapa kali memberikan barang-barang untuk Vera berupa paju, uang dan ponsel.

2. Selama berpacaran beberapa kali didapati bertengkar dengan alasan cemburu. Empat kali bahkan hanphone keduanya dirusak akibat ada pesan dari pria atau wanita lain yang membuat keduanya saling cemburu.

3. Oditur juga memaparkan fakta bahwa Prada DP pernah bertengkar dan kedapatan membekap korban di rumah korban. Saat itu Vera Oktaria sampai menjerit. Kejadian itu disaksikan saksi Imelda.

 Prada DP Sempat Mengira Hanya Dituntut 21 Tahun, Ia Salah Artikan Tuntutan Seumur Hidup

4. Pada bulan November 2018 lolos seleksi TNI dan diantar keluarga korban dan keluarga terdakwa pada saat pergi pendidikan di Lahat.

5. Namun, awal April 2019 korban tak hadir saat pelantikan di Rindam 2. Alasannya training Indomaret. Hal ini membuat Prada DP kecewa.

6. Selanjutnya pada 17 April 2019, Prada DP cuti dari tugas dan menemui Vera Oktaria di rumahnya. Saat itu Prada DP mengajak Vera keluar tapi ditolak. Sempat bertengkar sampai ibu korban marah dan mengusir Prada DP. Diusir Prada DP sakit hati dan pulang tanpa pamit.

Halaman
1234
Penulis: Prawira Maulana
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved