Berita Viral

Suka Vaping? Waspadalah, 22 Remaja Alami Pneumonia Setelah Menggunakan Vaping untuk Gantikan Rokok

TRIBUNSUMSEL.COM - Suka Vaping? Waspadalah, 22 Remaja Alami Pneumonia Setelah Menggunakan Vaping untuk Gantikan Rokok

Penulis: Euis Ratna Sari |
World Of Buzz
Suka Vaping? Waspadalah, 22 Remaja Alami Pneumonia Setelah Menggunakan Vaping untuk Gantikan Rokok 

TRIBUNSUMSEL.COM - Suka Vaping? Waspadalah, 22 Remaja Alami Pneumonia Setelah Menggunakan Vaping untuk Gantikan Rokok

Kita sering melihat banyak orang menguap karena ada persepsi umum bahwa asap vape lebih aman daripada asap tembakau.

Jadi, banyak anak muda yang menggunakan vaping dan menganggapnya lebih sehat untuk digunakan.

Kabar buruk datang dari Amerika Serikat, karena sekitar 22 orang akhirnya dirawat di rumah sakit karena masalah pernapasan setelah menggunakan vaping.

Melansir dari Wolrd Of Buzz yang mengutip kabar NBC, 22 orang dirawat di rumah sakit karena merasakan kesulitan bernapas yang parah.

Pihak medis atau dokter meragukan apa yang mereka hirup atau alat apa yang mereka gunakan menjadi penyebabnya.

Dokter merasa heran lantaran tidak tahu di mana mereka membeli perangkat beserta cairan vaping.

Namun, yang pasti mereka mengisap sebelum dirawat di rumah sakit.

dfeg
Suka Vaping? Waspadalah, 22 Remaja Alami Pneumonia Setelah Menggunakan Vaping untuk Gantikan Rokok (World Of Buzz)

Beberapa mengatakan bahwa mereka menggunakan perangkat mereka untuk menghirup nikotin dan juga THC (bahan psikoaktif ganja).

Dokter telah mengatakan bahwa mereka telah menemukan beberapa kesamaan di antara semua kasus,

tetapi mereka masih perlu menghilangkan prasangka ini dengan melihat alat, cairan, dan kebiasaan mereka.

Empat remaja dirawat di Rumah Sakit Minnesota Anak-anak, di mana mereka semua datang dengan infeksi saluran pernapasan yang buruk yang oleh dokter diyakini seperti pneumonia.

Namun, setelah perawatan, kondisi mereka justru semakin memburuk.

Dokter mengatakan bahwa lebih sulit bagi mereka untuk bernapas dan paru-paru mereka dalam kesulitan.

Mereka berakhir di ICU dan beberapa dari mereka bahkan membutuhkan bantuan pernapasan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved