Berita Muba

Tebus Motor Gunakan Uang Palsu, Warga Lais Muba Ini Diamankan Polisi

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-Polsek Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengamankan satu orang pengedar uang palsu yakni Mustadi (25 tahun)

Tebus Motor Gunakan Uang Palsu, Warga Lais Muba Ini Diamankan Polisi
Sripo/ Fajeri
Barang bukti uang palsu. Polsek Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengamankan satu orang pengedar uang palsu yakni Mustadi (25 tahun). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-Polsek Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengamankan satu orang pengedar uang palsu yakni Mustadi (25 tahun).

Warga Desa Tanjung Agung Utara Kecamatan Lais Kabupaten Muba ini diamankan, Sabtu (10/8/19).

Dari perbuatan tersangka, polisi menyita barang bukti lima lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti melalui Kapolsek Lais AKP Syaffarudin, mengungkapkan, polisi mendapatkan adanya uang palsu ini, Sabtu (10/8/2019).

"Saat itu tersangka memiliki modus yakni menebus sepeda motornya kepada korban Sudi (44 tahun), warga dusun II desa Tanjung Agung Barat Kecamatan Lais kabupaten Muba," ujarnya.

Spesialis Begal Pakai Pistol Mainan di PALI Ini Ditembak Polisi, Temannya Pakai Senjata Api Buron

Ia menambahkan, setelah itu korban menyerahkan lagi uang itu untuk membayar utang kepada rekannya (saksi).

Saat itu rekannya memeriksa uang tersebut.

"Saat itulah diketahui uangnya palsu dan langsung bersama korban mengejar tersangka," jelasnya.

Tak butuh waktu lama, akhirnya tersangka sendiri dapat segera diamankan aparat dan langsung di bawa ke mapolsek Lais untuk diperiksa ke tingkat penyidikan.

"Kita mengimbau kepada masyarakat agar dapat lebih berhati - hati serta lebih teliti dalam melakukan transaksi yang menggunakan mata uang," ungkapnya.

Kawanan Begal Todong Muka Warsito Pakai Senjata Api, Beraksi di Jalan Lingkar Prabumulih

Pihaknya juga mengimbau, apabila masyarakat menemukan atau mengetahui peredaran uang palsu dengan cara mengenali ciri-cirinya.

"Kita meminta agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat,"jelasnya.

Sementara, Mustadi mengakui bahwa uang palsu tersebut digunakan untuk menebus sepeda motor dan membayarnya menggunakan uang palsu.

"Saya dapat uang itu dari tema saya pak, saya tidak tahu kalau uang itu palsu,"ujarnya. (SP/ Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved