Sidang Prada DP
Video Live Siaran Langsung Sidang Prada DP Pembunuh Vera Oktaria, Hari Ini Saksi-saksi Penting Hadir
Hari ini Tribunsumsel.com kembali menyiarkan siaran langsung sidang Prada DP yang membunuh kasir minimarket Vera Oktaria.
TRIBUNSUMSEL.COM - Hari ini Tribunsumsel.com kembali menyiarkan siaran langsung sidang Prada DP yang membunuh kasir minimarket Vera Oktaria.
Sidang berlangsung di Pengadilan Militer Palembang.
Untuk menyaksikan siaran langsungnya, pembaca cukup mengunjungi facebook Tribun Sumsel di fitur live facebook.
Catatan Redaksi:
Saat siaran langsung dimulai, pada artikel ini akan diperbarui dengan memasukkan link live siaran tersebut. Hanya saja, saat ini siaran belum dimulai. Untuk memudahkannya, pembaca disarankan mem-bookmark halam ini atau kunjungi lagi halaman ini saat pemberitahuan siaran langsung dimulai.
Tentang Sidang Hari Ini
Sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa Prada Deri Pramana/Prada DP digelar kembali pagi ini di Pengadilan Militer Palembang, Kamis (8/8).
Rencananya ada 6 orang saksi yang akan dihadirkan dipersidangan ketiga ini.
Salah satu saksi yang cukup krusial untuk didengarkan keterangan adalah Dodi. Dodi adalah paman Prada DP sekaligus orang yang disebutkan pertama kali mengetahui Prada DP membunuh Vera Oktaria.
"Total saksi ada 16 sama ahli 2 diantaranya forensik dan jiwa. Untuk agenda sidang selanjutnya masih pemeriksaan saksi sampai habis, ada 6 orang saksi hari kamis (8/8) mudah-mudahan semuanya hadir," terang Kepala Oditur Kolonel Mukholid didampingi Mayor Chk Andi Putu dan Mayor Chk Darwin Butar Butar.
Tak hanya itu, ia juga menambahkan semua saksi yang ada dalam berkas akan dipanggil seluruhnya termasuk pihak penginapan.
"Jadi agendanya masih pemeriksaan saksi, ahli dan barang bukti," jelasnya
Menurutnya, ahli yang hadir untuk menunjukan apakah terdakwa sakit jiwa atau tidak.
"Kita hanya memastikan saja apakah sakit jiwa atau tidak, kita kan harus sesuai dengan hukum kalau benar sakit jiwa berarti dia tidak bisa dihukum," tegasnya.
Sementara itu, terkait meninggalnya Imam, sebagai orang yang menyarakan terdakwa untuk membakar mayat korban, ia tidak mengetahui pasti apa penyebabnya