TP PKK Sumsel Beri Kader Pelatihan Khusus Pola Asuh Anak dan Remaja

Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel menggelar pelatihan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dengan cinta dan kasih sayang dalam keluarga

TP PKK Sumsel Beri Kader Pelatihan Khusus Pola Asuh Anak dan Remaja
Humas Pemprov Sumsel
Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel menggelar pelatihan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dengan cinta dan kasih sayang dalam keluarga dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), di Griya Agung Rabu (7/8/2019) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel menggelar pelatihan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dengan cinta dan kasih sayang dalam keluarga dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), di Griya Agung Rabu (7/8/2019) siang.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya kemudian disusul oleh Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru.

Tak tanggung-tanggung, TP PKK Sumsel bahkan mendatangkan pelatih langsung dari TP PKK pusat.

"Ini kegiatan program Pokja 1 dan 2. Pelatihan ini kita berikan untuk seluruh kader kabupaten dan kota. Harapan kita kan PALI kemarin sudah dapat juara 2 dengan pelatihan ini bisa ditingkatkan, kabupaten lain juga harus juara," jelas Fauziah.

Dengan pelatihan ini diharapkan juga masing-masing pokja mengetahui kekurangan sehingga dapat dilakukan perbaikan saat lomba.

" Contohnya pelatihan PAAR, para kader diberikan materi dan penjelasan tentang bagaimana mendidik anak dan remaja. Bahwa pendidikan itu harus dilakukan sejak dalam kandungan hingga anak menginjak usia remaja. Itu poin utamanya," jelas Fauziah.

Dikatakannya pendidikan keluarga dan lingkungan sangat menentukan kepribadian seorang anak saat ini berbaur dalam masyarakat. Disinilah perlunya otang tua memberikan dasar pendidikan yang benar pada anak mulai dari tata krama.

Selain itu bimbingan anak juga perlu terus dilakukan secara khusus saat anak sudah mulai masuk lingkungan sekolah, menonton televisi dan mengenal handphone.

"Bisa jadi saat nonton TV mereka salah menonton yang bukan seharusnya begitupin saat main handphone. Karena mereka inikan sudah punya lingkungan sendiri,"tambah Fauziah.

Sedangkan untuk pelatihan UP2K, para kader dilatih untuk jeli dan tanggap memanfaatkan lahan sekitar mereka untuk membantu kesejahteraan keluarga. Salah satu contohnya adalah pintar memanfaatkan lahan di sekitar untuk bercocok tanam kebutuhan sehari-hari seperti cabai, serai daun seledri dan lainnya.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved