Wagub Mawardi Yahya Minta Kabupaten/Kota di Sumsel Hasilkan Inovasi Tiap Tahun

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya meminta seluruh kabupaten/kota di Sumsel menghasilkam inovasi terbaru setiap tahun.

Wagub Mawardi Yahya Minta Kabupaten/Kota di Sumsel Hasilkan Inovasi Tiap Tahun
Humas Pemprov Sumsel
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat menghadiri Pameran Investasi dan Infrastruktur Daerah (Infrada) Sumsel 2019 di PTC Mal, Selasa (6/8). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya meminta seluruh kabupaten/kota di Sumsel menghasilkam inovasi terbaru setiap tahun.

Pernyataan itu diungkapkannya saat membuka Pameran Investasi dan Infrastruktur Daerah (Infrada) Sumsel 2019 di PTC Mal, Selasa (6/8).

“Saya ingin semua daerah itu ada perubahan inovasi. Melalui pameran Infrada inilah kita memotivasi sehingga mereka bisa bergerak melakukan inovasi," jelas mantan Bupati Ogan Ilir (OI) dua periode tersebut.

Mawardi mengharapkan dengan trigger seperti ini inovasi akan muncul baik dari perseorangan maupun kelompok-kelompok yang ada di daerah.

“ Pemprov Sumsel pasti siap memfasilitasi. Dari segi mutu dan kualitasnya supaya mampu bersaing,” tambah Mawardi.

Dikatakan Mawardi, Sumsel adalah salah saru provinsi terbesar di Indonesia. Sumsel memiliki banyak potensi SDA yang dapat menarik perhatian investor untuk berinvestasi.

Hal ini juga didukung oleh kondisi Sumsel yang secara umun zero conflict.

"Dengan kondisi tersebut, kegiatan Infrada Sumsel 2019 ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat mendukung optimalisasi potensi investasi yang ada di Sumsel. Ini juga sejalan dengan visi Gubernur Sumsel tahun 2018-2023 yaitu Sumsel Maju untuk Semua. Melalui optimalisasi investasi di Sumsel diharapkan akan membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan pembangunan di Sumsel," jelasnya.

Dikatakan Mawardi Pemprov Sumsel berkomitmen meningkatkan investasi dengan mengimplementasikan Perpres No 91 tahun 2017 tentang percepatan pelaksanaan berusaha.

Implementasi tersebut misalnya berupaya reformasi pelayanan perizinan yang dilakukan dengan perubahan prinsip lauanan kepada investor dari permit-oriented menjadi service-oriented sebagai one stop service untuk berinvestasi.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved