Kebakaran di Kertapati
Korban Kebakaran di Sungki Dibangun Rumah Khusus Tipe 36, Tata Ulang Kawasan Itu
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel menggandeng Pemkot Palembang untuk pembangunan rumah khusus korban kebakaran
Penulis: Linda Trisnawati |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel menggandeng Pemkot Palembang untuk pembangunan rumah khusus korban kebakaran di Sungki Kertapati.
"Di daerah yang rumahnya terbakar akan kita revitalisasi. Ini inisiasi kita untuk memfasilitasi ke Kementrian untuk membangunkan rumah khusus bagi korban kebakaran," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel Basyaruddin Akhmad, Selasa (30/7/2019).
Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk membangun rumah akibat kebakaran tersebut ada dua cara yaitu rumah swadaya atau rumah khusus.
• Pengakuan Suryani Ceritakan Asal Api Kebakaran di Kertapati, dari Rumah Ibunya saat Anaknya Main HP
Kalau rumah swadaya itu sudah disetujui, cuma diberi dana Rp 30 juta untuk membeli material dan Rp 5 juta untuk upah tukang.
Sedangkan kalau rumah khusus dibangunkan rumah dan tinggal terima beres saja.
Namun untuk membangun rumah khusus tersebut syaratnya lahanya harus dipastikan tidak bermasalah.
Sebab lahan yang akan dibangun untuk rumah khusus tersebut lahanya akan disama ratakan.
Makanya lurah, camat, BPN juga turut dilibatkan untuk memastikan masalah lahan.
• Duka Irawati Hamil 9 Bulan Bingung Biaya Bersalin, Rumahnya di Kertapati Palembang Hangus Terbakar
"Jadi bagi yang memiliki kelebihan lahan harus ikhlas kalau lahanya disama ratakan. Dengan begitu kawasan tersebut akan tertata rapi dengan rumah tipe 36," katanya.
Selain akan dibangunkan rumah maka akan dibangun juga akses jalan, ada PDAM dan drainase.
Wilayah itu pasang surut jadi harus jelas aliranya ke mana.
Lalu untuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL) akan dibuatkan khusus.
Kemudian pengolahan sampahnya juga akan ditertibkan.
Selain itu juga akan ada fire hydrant yang dibuat untuk antisipasi kebakaran. Jadi kalau ada kebakaran bisa langsung dibuka.
• Sejarah dan Asal Nama Kertapati, Apakah Ada Hubungan dengan Nama Raden Inu Kertapati?
"Di lahan yang terbakar itu sekitar 1 hektar, jadi selain akan dibangun rumah khusus kita melihat di sana ada potensi bisa dibuat ruang publik."
"Maka nantinya jika semua ini bisa terlaksana dengan baik akan jadi kawasan baru dan tertata," bebernya.
Ia pun menambahkan, bahwa Kementrian Sosial juga akan memberikan bantuan usaha produktif.
Sebab di sana rata-rata pengusaha songket, maka nantinya akan diberikan bantuan usaha agar usahanya bisa kembali produktif.