Berita Palembang

Berkas Korupsi Pembangunan Tugu Batas Palembang-Banyuasin Rabu Ini Dilimpahkan ke Kejari

Kasus dugaan korupsi pembangunan tugu batas kota Palembang-Banyuasin yang diduga merugikan negara Rp 5 miliar telah memasuki tahap dua

Berkas Korupsi Pembangunan Tugu Batas Palembang-Banyuasin Rabu Ini Dilimpahkan ke Kejari
Shutterstock
ilustrasi korupsi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kasus dugaan korupsi pembangunan tugu batas kota Palembang-Banyuasin yang diduga merugikan negara Rp 5 miliar telah memasuki tahap dua.

Pelimpahan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang akan dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang, Unit Pidkor (Pidana Korupsi), Pimpinan Kanit Pidkor, Iptu Hamsal, Rabu (17/7/2019).

"Iya benar, kita jadwalkan pelimpahan berkas tahap 2 ke Kejaksaan Negeri, Palembang pada korupsi dengan kerugian negara sebesar Rp 505.923.660,08 itu,"

"Akan dilakukan pada hari Rabu nanti," Ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit Pidkor, Iptu Hamsal, Minggu (14/7/2019).

Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Tewasnya Siswa SMA Taruna Palembang, Bambu 1 Meter Jadi Barang Bukti

Sebelumnya diketahui kasus ini ditetapkan P21 oleh Kejaksaan Negeri Palembang, pada tanggal (25/7/2019) lalu.

Hamsal mengungkapkan, para tersangka dalam kasus korupsi ini yaitu KH ( Khairul Rizal, ST, MTP), IC (M. Ichsan Pahlevi, SE), AH (Ahmad Thoha, SE) dan AS (Asmol Hakim, ST).

"Ada empat tersangka," ucapnya.

Diketahui bahwa keempat tersangka telah melanggar ketentuan Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 UU No.31 Tahun 1999.

Sebagaimana yang telah diubah dalam UU No.20 Th.2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Lalu Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No.31 Th.1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No.20 Th.2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Gempa Guncang Labuha Maluku Utara 7,2 SR Sebelumnya Gempa Terjadi di Sumbawa dan Biak Numfor

"Selain para terdakwa juga melanggar Pasal 9 UU No.31 Th.1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No.20 Th.2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana," ungkapnya.

Diketahui dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan penyidik Tipikor Polresta Palembang, diduga para tersangka melakukan mark-up harga dan ukuran dalam pembangunan tugu kota Palembang-banyuasin.

Hingga terdapat perbedaan dengan rencana anggaran biaya (RAB).

Oknum Anggota TNI Diduga Curi Kotak Amal Masjid di Palembang, Kejiwaannya Diperiksa

"Kita sudah banyak memeriksa saksi. Diantaranya saksi dari Dinas PU CK, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat Pelaksana Teknis dan Kegiatan (PPTK), konsultan proyek, pengawas proyek, penerima barang, serta kontraktor pembangunan tugu perbatasan, ungkapnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved