Heboh 2 Orang Asing Hipnotis Banyak Kasir Minimarket Paelmbang: Bukan Pakai Bahasa Inggris dan Arab

Indomaret kantor pos jalan merdeka kota Palembang menjadi korban hipnotis yang diduga dilakukan oleh dua orang WNA

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Winda Sukma Sari (24) dan Aliyah Absah (23) karyawan Indomaret kantor pos jalan merdeka yang menjadi korban hipnotis diduga oleh dua orang WNA, saat ditemui di tempatnya bertugas, Rabu (19/6/2019). 

Seperti orang yang sudah dikendalikan, dia langsung menuruti permintaan terduga pelaku yang meminta uang di kasir padanya.

"Nah, dari situ saya sudah tidak tahu apa-apa lagi. Tapi yang saya ingat, saya memang kasih uang ke orang itu. Tapi seperti tidak sadar, tidak tahu kenapa bisa seperti itu. Ya mungkin karena saya sudah hipnotis, jadi sudah tidak tahu apa-apa lagi,"ujarnya.

Tidak sampai disitu, salah seorang WNA terduga pelaku yang lain, juga melakukan aksi serupa pada kepala Toko tersebut yakni Winda Sukma Sari (24).

Dia juga ikut menjadi korban hipnotis di waktu yang sama dengan Aliyah.

"Saya dari toilet terus masuk ke kasir untuk buat daftar harga di toko. Saat itu, orang asing itu tidak terlalu saya perhatikan. Terus salah satu dari mereka nanya popok bayi ke saya. Tapi menggunakan bahasa isyarat karena kan memang mereka seperti orang asing,"ujarnya.

Winda lantas mengantar orang tersebut ke tempat dimana popok bayi berada.

Kemudian orang tersebut seakan mengalihkan pembicaraan pada Winda dan terus menerus bertanya hal-hal yang tidak dipahami Winda.

"Seperti nanya-nanya susu, tapi saya tidak pernah dengar nama merk-nya,"katanya.

Setelah itu, entah mengapa Winda langsung pergi ke meja kasir untuk mengambil kunci berangkas.

Bersama pria asing tersebut, Winda langsung menuju ke tempat berangkas disimpan yang memang lokasinya berbeda dengan kasir.

"Orang itu terus menggiring saya dari belakang. Saya juga heran kenapa tiba-tiba nyari kunci berangkas, sudah tidak ingat apa-apa. Tapi yang saya lihat dari CCTV, kami buka berangkas dan orang itu ambil uang disana,"ujarnya.

Winda mengaku baru sadar menjadi korban hipnotis saat Aliyah yang bertugas di kasir hendak menyetor hasil transaksi hari itu.

Setelah dihitung, ternyata jumlah uang sudah berkurang jauh dari sebelumnya.

"Saya yang saat itu masih dalam kondisi bingung bilang ke Aliyah, ya sudah setorkan saja apa yang ada. Terus karena kepala saya sudah pusing sekali, saya langsung istirahat dan tidur di gudang sebentar,"ujarnya.

Setelah selesai beristirahat, betapa terkejutnya Winda saat melihat pesan di grup telepon genggamnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved