Breaking News

Haji 2019

Lurah Talang Ubi Timur Nur Haqqy Safaat Calon Jemaah Haji Termuda asal PALI, Ini Perasaannya

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Nur Haqqy Safaat yang saat ini berusia 24 tahun menjadi jemaah calon haji (JCH) termuda asal Kabupaten PALI

Sripo/ Reigan
Nur Haqqy Safaat (kanan) Jemaah Calon Haji termuda di Kabupaten PALI yang sekaligus menjabat sebagai Lurah Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Nur Haqqy Safaat yang saat ini berusia 24 tahun menjadi jemaah calon haji (JCH) termuda asal Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir).

Nur Haqqy Lahir Tahun 1994 di Provinsi Aceh tepatnya di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Ia putra semata wayang dari pasangan Heri Madles Safaat dan Siti Julia Syarif.

Sang ayah berasal dari Sumatra Selatan tepatnya dari Kota Baturaja sementara sang ibu berasal dari Aceh.

Nur Haqqy tak menyangka bisa berangkat Tahun 2019.

30 Jemaah Calon Haji (JCH) PALI Masuk Asrama Haji Bulan Juli 2019, Senin Manasik Haji Pertama

Sebab berdasarkan informasi saat pendaftaran haji jadwal seharusnya 2021 baru bisa berangkat.

Nur mendaftar berangkat haji Tahun 2011 dengan aturan minamal 10 tahun daftar tunggu.

Ia mengaku sangat beruntung berkat adanya penambahan kuota calon jamaah haji dari Kementerian Agama (Kemenang) sehingga bisa berangkat tahun ini.

"Awalnya tidak menyangka bisa berangkat tahun ini dan sangat syukur Alhamdulillah tahun 2019 ini kita bisa berangkat," ungkap Nur Haqqy, Selasa (18/6/2019).

Menurut Nut Haqqy dirinya baru berdomisili di Kabupaten PALI.

Perbankan Sumsel Tidak Terpengaruh Tagar Tarik Dana Haji

Ia sudah satu tahun tinggal di Bumi Serapat Serasan dan menjabat Sebagai Lurah Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi.

"Disini (PALI-red) hampir 1 tahun karena berdasarkan Pelaksana Tugas (PLT) kemudian mendapat tugas sebagai lurah Talang Ubi Timur, sebelumnya saya dari Aceh dan semua orang tua saya berada di sana," katanya.

Menurut dia, terdaftar sebagai CJH dan akan berangkat haji saat usia masih muda dirinya merasa sangat siap karena ibadah haji merupakan panggilan Allah SWT dan harus segera dilaksanakan.

Kebakaran di Kenten Semalam Hanguskan 20 Motor, Istri Pemilik Bengkel Sempat Pingsan

"Ini kan panggilan Allah soal usia muda atau tua sama saja yang jelas kita jalani saja semua perinta Allah," katanya.

Ia menceritakan kenapa orangtua mendaftarkannya haji saat masih duduk di bangku SMA.

Orangtuanya belajar melihat sang nenek yang berangkat di usia lanjut dan sedikit kesulitan dalam beribadah Haji.

"Cerita orang tua saya, kenapa mereka mendaftarkan saya haji saat masih SMA agar saat berangkat Insya Allah masih muda dan sehat sehingga beribadahnya lebih kuat," katanya. (SP/ Reigan)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved