Mutilasi Ogan Ilir

Mencari Jejak Pemutilasi Karoman di Ogan Ilir, Polisi Bawa Bukti Bercak Darah ke Labfor Jakarta

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Desa Pinang Mas Kabupaten Ogan Ilir (OI) masih menjadi misteri

Mencari Jejak Pemutilasi Karoman di Ogan Ilir, Polisi Bawa Bukti Bercak Darah ke Labfor Jakarta
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Polisi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Karoman, warga Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (11/6/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Desa Pinang Mas Kabupaten Ogan Ilir (OI) masih menjadi misteri.

Beberapa hari lalu, sempat ramai di media sosial pengakuan seorang pria yang mengaku terlibat pembunuhan Karoman, korban mutilasi di OI.

Namun hingga saat ini, polisi menyatakan masih memeriksa saksi-saksi terkait kasus ini.

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan, memang ada seorang warga mengaku terlibat dalam kasus mutilasi Karoman.

"Orang tersebut mengaku terlibat dengan cara membantu memberi kode-kode tertentu kepada pelaku lain saat aksi pembunuhan," kata Kapolda dikutip dari KOMPAS.com usai menyaksikan video conference sidang sengketa Pilpres di Fakultas Hukum Unsri, Jumat (14/6/2019).

Satu Keluarga Kecelakaan di Sako, Ahli Waris Korban Meninggal Dapat Santunan Rp 50 Juta

Meski sudah ada pengakuan, polisi tidak akan percaya begitu saja. Sebab keterangan warga tersebut nilainya paling bawah dari lima alat bukti yang sah.

Polisi akan terus mengumpulkan alat bukti yang lain termasuk alat bukti ilmiah berupa ceceran darah.

Polres Ogan Ilir akhirnya membawa bercak darah diduga milik korban mutilasi di Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir (OI, red) ke Laboratorium Forensik di Jakarta.

Hal tersebut untuk meneliti, apakah benar darah tersebut memang milik korban atau bukan.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad mengatakan, darah tersebut ditemukan di rumah di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP, red) di Sungai Arisan Bopeng, Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten OI.

Rektor Unsri Minta Masyarakat Hormati Keputusan MK Terkait Perselisihan Pemilu

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved