Mutilasi Ogan Ilir

Satu Terduga Pelaku Mutilasi Karoman Nelayan Ogan Ilir, Ngaku Membunuh Karena Diejek Pelaku Lainnya

Satu Terduga Pelaku Mutilasi Karoman Nelayan Ogan Ilir, Ngaku Membunuh Karena Diejek Pelaku Lainnya

Satu Terduga Pelaku Mutilasi Karoman Nelayan Ogan Ilir, Ngaku Membunuh Karena Diejek Pelaku Lainnya
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Kondisi rumah almarhum Karoman. 

Berikut video keterangan terduga pelaku pembunuh dan pemutilasi Karoman nelayan asal Ogan ilir

Hingga kini Tribunsumsel.com masih mengkonfirmasi pihak Polres Ogan Ilir maupun Polda Sumsel

Adik Kandung Gubernur Sumsel Herman Deru Ini, Digadang Bakal Maju di Pilkada OKU Timur

 

Dikutip dari Kompas.com, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Zulkarnain menjelaskan, seorang warga mengaku terlibat dalam kasus mutilasi Karoman (40), warga Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang terjadi Rabu (6/6/2019).

Zulkarnain mengatakan, orang tersebut terlibat dengan cara membantu memberi kode-kode tertentu kepada pelaku lain saat aksi pembunuhan dengan mutilasi itu dilakukan.

Meski sudah ada pengakuan, polisi tidak akan percaya begitu saja. Sebab keterangan tersangka itu nilainya paling bawah dari lima alat bukti yang sah.

Polisi akan terus mengumpulkan alat bukti yang lain termasuk alat bukti ilmiah berupa ceceran darah.

“Jika pun misalnya tersangka lain yang dijelaskan oleh pelaku tadi nanti tidak mengaku hal itu, tidak masalah karena akan dikuatkan dengan bukti-bukti ilmiah tadi,” jelasnya, Jumat (14/6/2019).

“Kita banyak pengalaman tersangka-tersangka yang merasa tidak bersalah padahal dia melakukan. Namun, menurut hukum bisa dibuktikan secara ilmiah biasanya lebih besar ancaman hukumannya karena dianggap berbelit belit dan tidak ada penyesalan,” ujarnya.

Zulkarnain mengatakan, meski sudah ada pengakukan, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Harus dilengkapi dengan keterangan yang lain,” katanya. 

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved