Berita Palembang

Dirlantas Polda Sumsel Tindak Tegas Pengendara Melawan Arus di Jalan Srijaya Negara Bukit Besar

Operasi Keselamatan Musi 2019 yang saat ini dilaksanakan tidak terlalu dihiraukan oleh sejumlah pengendara kendaraan bermotor di Palembang.

Dirlantas Polda Sumsel Tindak Tegas Pengendara Melawan Arus di Jalan Srijaya Negara Bukit Besar
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Pengendara sepeda motor tak menggunakan helm dan melawan arus lalu lintas di Jalan Srijaya Bukit Besar Palembang, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Operasi Keselamatan Musi 2019 yang saat ini dilaksanakan tidak terlalu dihiraukan oleh sejumlah pengendara kendaraan bermotor di Palembang.

Misalnya di Jalan Srijaya Bukit Besar Palembang.

Dari pantauan Tribunsumsel.com, Jumat (10/5/2019), terlihat sangat banyak sekali pengendara roda dua yang melanggar lalu lintas dengan melawan arus.

Sesekali juga terlihat mobil yang juga melawan arus.

Pencuri HP Ini Beraksi di BKB Palembang, Modus Ngaku Polisi Razia Film Dewasa di HP Pelajar

Padahal melawan arah merupakan masuk dalam sasaran operasi keselamatan Musi 2019.

Mereka dengan santainya berkendara dan melawan arus, tanpa menghiraukan kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Beberapa pengendara malah tidak dilengkapi standar berkendara seperti helm.

Tak ada jam, hampir sepanjang hari pelanggaran di jalan Srijaya Bukti Besar Palembang ini terjadi.

Para pengendara mulai melawan arus dari simpang Padang Selasa hingga simpang Jalan Ogan.

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro menuturkan, bentuk pelanggaran lalu lintas seperti melawan arus merupakan sasaran dalam operasi keselamatan Musi 2019.

Selalu Pakai Barang Mewah Miliaran, Inilah Barang Rp 20 Ribu yang Menempel di Tubuh Hotman Paris

"Benar, ini akan kami ambil tindakan tegas. Senin nanti, paling tidak sudah terlaksana. Itu sudah masuk pelanggaran berat akan memang harus tindakan tegas,," ujarnya.

Dalam beberapa hari operasi keselamatan, setidaknya sudah ada 100 pengendara yang di tilang. Karena memang, tindakan yang lebih di kedepankan adalah teguran.

"Kalau di wilayah Bukit itu akan ditindak tegas, karena sudah sangat membahayakan."

"Tindakan tegas berupaya penilangan dan pengandaian akan kami lakukan. Sudah kami peringatkan, tetapi tetap membandel. Jadi harus perlu tindakan tegas," ujarnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved