Berita Palembang

Jalankan Perintah Kapolda Sumsel, Polsek Razia Pedagang Mercon (Petasan) di Palembang

Berdasarkan perintah Kapolda Sumsel dan untuk menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan, sejumlah Polsek di wilayah Palembang melaksanakan razia

Jalankan Perintah Kapolda Sumsel, Polsek Razia Pedagang Mercon (Petasan) di Palembang
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kapolsek Kalidoni AKP Irene dan Kanit Reskrim Ipda Heriyanto ketika menyita mercon yang dijual di wilayah hukumnya, Rabu (8/5/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Berdasarkan perintah Kapolda Sumsel dan untuk menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan, sejumlah Polsek di wilayah Palembang melaksanakan razia penjualan petasan.

Polsek Kalidoni Palembang dengan mendatangi sejumlah tempat penjualan petasan di wilayah hukumnya.

Penertiban penjualan dipimpin langsung Kapolsek Kalidoni AKP Irene dan Kanit Reskrim Ipda Heriyanto.

Ada dua tempat yang didatangi antara lain tempat penjualan petasan Rodia (35 tahun), warga Jalan Irigasi Kecamatan Sematang Borang dan Syam (44 tahun), warga Mayor Zen, Kelurahan Sei Lais.

Meski berdalih menjual petasan dalam ukuran kecil tetapi ternyata setalah digeledah banyak juga petasan ukuran besar yang dijual.

Pemilik Pabrik Tahu Berformalin Mulai Disidang, Selama Ini Tak Ditahan

"Karena ini barang berbahaya, jadi kami amankan dan nanti akan dimusnahkan. Kegiatan Ini merupakan perintah pimpinan agar selama bulan Ramadan, tidak ada petasan lagi," Ujar Irene, Rabu (8/5/2019)

Tak jauh berbeda juga dilakukan Polsek IT II Palembang. Razia penjual petasan dilakukan di sejumlah tempat di wilayah hukumnya.

Kanit Reskrim Polsek IT 2 Palembang Ipda Ledi, langsung mengamankan petasan atau mercon yang dijual.

Penjualan yakni Iwan, Roji dan Yoga diseputar pasar Lemabang Palembang hanya bisa pasrah ketika mercon atau petasan yang mereka jual disita polisi.

Cerita Mahasiswa di Palembang Jadi Korban Malpraktik Dokter Gigi, Tergiur Promo Murah di Facebook

"Kami mengamankan 27 kotak mercon merek Happy Flowers, lima kotak merek Dragon, tiga kotak kembang api pistol dan satu pack Bola Asap," ujarnya.

Para penjual mercon atau petasan hanya dilakukan pendataan dan diberikan peringatan untuk tidak lagi menjual mercon. Terlebih saat bulan ramadan.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved