Sudah Sepekan Harga Emas Logam Mulia Stagnan, Ini Analisis Penyebabnya dari PT Antam

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Harga logam mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) sudah seminggu ini stagnan di harga Rp 670 ribu per gram

Sudah Sepekan Harga Emas Logam Mulia Stagnan, Ini Analisis Penyebabnya dari PT Antam
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Pegawai Antam menunjukan kartu Brankas di Butik Emas Logam Mulia Antam Jalan Jendral Sudirman, Senin (19/10/2015) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Harga logam mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) sudah seminggu ini stagnan di harga Rp 670 ribu per gram.

Imam Sutarwoko SE, Marketing Representative PT Antam Tbk UBBP Logam Mulia Palembang mengatakan, harga stagnan ini dipengaruhi sentimen nilai tukar dollar terhadap rupiah.

Selain itu faktor Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Antam juga ikut menyumbang kondisi stagnan logam mulia.

"Faktor politik ada pengaruhnya tapi kecil tapi yang paling besar pengaruhnya ya karena nilai tukar dollar," ujar Imam, Rabu (24/4/2019).

Kali Ini Sidang Dua Penyiram Air Keras di Palembang Kondusif

Dia mengatakan tidak bisa memprediksi sampai kapan harga emas akan tetap seperti ini. Namun harapannya harga akan membaik.

Kuartal pertama penjualan logam mulai masih bagus dan sesuai target yakni 12 kg per bulan.

Menjelang Ramadahan dan lebaran biasanya penjualan akan sedikit turun karena banyaknya kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi.

Namun dari sisi pelanggan justru menjelang lebaran aparatur Sipil negara (ASN) ramai menginvestasikan uang tunjangan hari raya ke emas.

Gubernur Herman Deru Sampaikan 5 Prioritas Program Pemprov Sumsel Tahun 2020

Selain ramai pembelian emas, penjualan kembali emas juga ramai menjelang lebaran atau masa masuk sekolah. Saat harga logam mulai naik juga biasanya

"Antam juga menerima buy back logam mulai yang harganya disesuaikan saat transaksi berlangsung karena banyak juga pelaku investasi logam mulai yang sengaja berbisnis jual beli emas," tutupnya.

Penulis: Hartati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved