Berita Prabumulih

Wali Kota Prabumulih Prihatin Makin Maju Kota Makin Takut Memandikan dan Mengkafani Jenazah

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Mengkafani dan memandikan jenazah bukanlah perkara mudah bagi setiap orang.

Wali Kota Prabumulih Prihatin Makin Maju Kota Makin Takut Memandikan dan Mengkafani Jenazah
Tribun Sumsel/ Edison
Walikota Prabumulih di acara bimtek memandikan dan mengkafani jenazah di gedung kesenian rumah dinas walikota Prabumulih, Kamis (18/4/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Mengkafani dan memandikan jenazah bukanlah perkara mudah bagi setiap orang.

Mengacu pada hal itu Pemerintah kota Prabumulih menggelar bimbingan teknis (teknis) kepada ratusan petugas pemandi jenazah dan majelis taklim agar memahami cara-cara memperlakukan jenazah dengan baik.

"Dari dulu hingga saat ini kami sangat risih dan perihatin karena makin maju kota maka makin takut orang mengurus orang meninggal, kadang-kadang orang tuanya meninggal anaknya tidak berani mengkafani dan memandikan."

"Untuk itu kita lakukan bimtek ini dengan harapan akan bertambah warga bisa memandikan jenazah," ungkap Walikota Prabumulih Ridho Yahya seusai membuka bimtek di gedung kesenian rumah dinas walikota Prabumulih, Kamis (18/4/2019).

Libur Panjang, Tiket Garuda Indonesia Rute Palembang-Bali Laris Manis Dibeli Konsumen

Hasil Sementara Desk Pemilu Muaraenim : Prabowo Sandi Raih 64,26 Persen, Jokowi Maruf 35,74 Persen

Ridho mengatakan, jika ada warga yang akan menjadi petugas pemandi jenazah dan mengkafani maka pemerintah kota Prabumulih akan mempersilahkan disebabkan hal itu merupakan pekerjaan mulia.

"Kita persilahkan jika ada mau jadi petugas, karena jangan sampai juga ada yang meninggal di RT A malah minta tolong ke petugas RT lainnya,"

"Harapan kami melalui bimtek ini akan bertambah petugas baru," bebernya.

Hingga saat ini ada 17 petugas penambahan baru.

Lebih lanjut Ridho menjelaskan, saat ini telah terdata sebanyak 412 petugas pemandi dan pengkafani jenazah di kota Prabumulih.

Cerita Kelam Caleg Gagal Asal Pekalongan, Jual Ginjalnya Demi Tutupi Utang Rp 420 Juta

Wali Kota Prabumulih Imbau Pendukung Capres dan Cawapres Jangan Saling Menjelekkan

Pemerintah memberikan insentif sebesar Rp 300 ribu tiap petugas.

"Sebagai bentuk kepedulian pemerintah diberikan instentif Rp 300 ribu, ini sebagai apresiasi dan perhatian," ujarnya.

Tidak hanya memeberikan dana insentif, pemerintah kota Prabumulih juga akan memberikan penghargaan umroh bagi petugas pemandi jenazah yang telah berusia tua dan menekuni pekerjaan tersebut sejak lama.

"Pemilihan siapa yang akan mendapat umroh gratis yakni yang paling lama bertugas sebagai pemandi dan mengkafani jenazah, kami tentu akan tanya warga dan RT masing-masing," katanya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved