Pemilu 2019

TKD Protes Rencana Relawan 02 Buka Dapur Umum di TPS, Berpotensi Pemilih Takut Datang 

Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Sumsel menolak rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres 02 yang akan mengerahkan relawan

TKD Protes Rencana Relawan 02 Buka Dapur Umum di TPS, Berpotensi Pemilih Takut Datang 
ARIEF BASUKI ROHEKAN/TRIBUNSUMSEL.COM
Ketua Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) Sumsel, Syahrial Oesman (kanan) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Sumsel menolak rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres 02 yang akan mengerahkan relawan (”EmakEmak") di hari pencoblosan, 17 April 2019.

Apalagi gerakan itu sampai mendirikan tenda umum di sekitar TPS saat berlangsung pemungutan suara dan rencana gerakan salat subuh di area TPS-TPS.

Tim Kampanye Daerah (TKD) KIK Sumsel menilai gerakan itu bisa mencederai demokrasi.

Ketua TKD KIK Sumsel Syahrial Oesman mengatakan, ini menjadi perhatian KPU Sumsel, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Bawaslu di 17 Kabupaten/ Kota, dan PPL se-Sumsel.

"Kami mengharapakan adanya pelaksanaan pengawasan oleh penyelenggara, dan pengamanan yang tersistematis dari bawah yakni menempatkan petugas di TPS- TPS se-Sumsel,"

"Dengan tujuan monitoring, pencegahan, dan ke level tindakan tegas lainnya," kata Syahrial didampingi Direktur Hukum & Advokasi TKD KIK Sumsel HM Antoni Toha, saat menggelar jumpa pers di Posko TKD Sumsel, Selasa (16/4/2019).

Akui Anaknya Tak Bisa Makan Nasi, Inul Daratista Malah Asyik Borong Jajanan Kampung Ini di Warung

Usai Hari Raya Idul Fitri, Timnas Indonesia Bakal Menggelar Pertandingan Uji Coba, Catat Jadwalnya

Diungkapkannya, hal ini berkaitan dengan tujuan pelaksanaan Pilpres 2019 ini agar dapat berjalan baik dan aman.

Upaya gerakan itu tidak menutup kemungkinan motifnya diduga menjadi pola kendali Tim Paslon 02 terhadap calon pemilih.

Dapat juga disebut sebagai tindakan untuk mengkondisikan keadaan yang mencekam.

Selain itu, bisa memberikan ketakutan dan sangat berpotensi masyarakat calon pemilih takut untuk datang ke TPS sehingga dapat dikategorikan upaya yang tersistematis meningkatkan angka golput.

Halaman
123
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved