ASN PNS Wajib Naik Angkutan Umum

Pemkot Palembang Masih Susun Jadwal ASN PNS Naik Angkutan Umum, Laksanakan Seruan Gubernur

Himbauan terkait ASN dan Non ASN untuk naik angkutan umum dalam satu bulan sekali, belum dilaksanakan oleh Pemkot Palembang.

Pemkot Palembang Masih Susun Jadwal ASN PNS Naik Angkutan Umum, Laksanakan Seruan Gubernur
REPRO
Surat edaran Gubernur Sumsel soal PNS naik angkutan umum. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Himbauan terkait ASN dan Non ASN untuk naik angkutan umum dalam satu bulan sekali, belum dilaksanakan oleh Pemkot Palembang.

Walaupun pegawai ASN dan Non ASN di lingkungan Pemprov Sumsel sudah melakukan hari ini namun pemkot Palembang belum.

Seketaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan saat ini pemkot masih menyusun jadwal untuk semua OPD menerapkan himbauan ini.

"Dishub sedang mengatur jadwalnya. Nanti akan kita gilirkan setiap OPD," ujarnya, Senin (8/4/2019).

Katanya, dalam waktu dekat Pemkot Palembang akan segera menerapkan hal tersebut.

"Kita ingin penerapan ini dalam berjalan tertib dan semua pegawai baik ASN dan non ASN melaksanakannya," beber dia.

Satu Hari Sebulan, ASN di Instansi Pemprov Sumsel Ini Harus Gunakan Angkutan Umum, Ini Jadwalnya

PENGUMUMAN PENTING: PNS di Palembang Diminta Naik Angkutan Umum Sehari Dalam Sebulan

Kepala Dishub kota Palembang, Kurniawan mengatakan nantinya, setiap OPD yang ada di kota Palembang akan digilir untuk melaksanakan himbauan ini.

"Misal nanti mulai dari seketariat kota Palembang besoknya lagi Dinas Sosial, dan lanjut ke OPD lainnya sampai semua OPD yang ada," ungkap dia.

Karena itu, pihaknya masih tengah menjadwalkan waktunya untuk melaksanakan himbauan tersebut.

"Nantinya selama satu hari akan terlihat tak ada kendaraan yang ada di OPD karena semuanya pegawai diwajibkan naik angkutan umum," beber Kurniawan.

Katanya, jika sudah siap semuanya maka akan dilaporkan kepada walikota untuk segera diterapkan. "Secepatnya himbauan ini kita akan laksanakan," tegasnya.

Untuk kesiapan armada, kata Kurniawan ia mengaku tidak ada persiapan karena semua armada sudah cukup dan memadai.

"Kalau untuk penambahan angkutan umum tidak ada. Yang ada saat ini juga telah mencukupi," pungkasnya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved