Senin Rapel Kenaikan Gaji ASN Dibayar Pemkot Prabumulih, Pemkot Siapkan Dana Rp 2,1 Miliar

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, bisa tersenyum sumringah pada Senin (1/4/2019) mendatang.

Senin Rapel Kenaikan Gaji ASN Dibayar Pemkot Prabumulih, Pemkot Siapkan Dana Rp 2,1 Miliar
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, bisa tersenyum sumringah pada Senin (1/4/2019) mendatang.

Penyebabnya, Pemerintah kota Prabumulih bakal mencairkan rapel kenaikan gaji para aparatur sipil negara di kota nanas.

Pemkot Prabumulih bahkan menyiapkan anggaran mencapai Rp 2,1 miliar untuk membayar rapel kenaikan gaji sekitar 3.700 pegawai.

"Terhitung 1 April Pemkot Prabumulih akan membayar rapel kenaikan gaji para pegawai. Dananya sudah ada di kas daerah totalnya Rp 2,1 miliar untuk rapel tiga bulan Januari, Februari dan Maret, lalu untuk bulan April, kami bayarkan berikut gaji dimana total seluruh setelah kenaikan itu Rp 16.784 miliar," ungkap Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkot Prabumulih, H Jauhar Fahri SE AK CA, kepada wartawan, kemarin.

Jauhar mengatakan, rapel kenaikan gaji berikut gaji April pegawai akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pegawai. "Sesuai jadwal akan dikirim 1 April, pihak bank akan memprosesnya," bebernya.

Ditanya penambahan berapa penambahan dana alokasi umum (DAU) Pemkot Prabumulih dengan kenaikan gaji tersebut, Jauhar menuturkan terjadi penambahan sekitar Rp 500 jutaan perbulannya.

"Biasanya yang kita bayarkan Rp16.269 miliar setelah April atau kenaikan menjadi Rp16.784 miliar. Jadi total DAU 2018 sebesar Rp 416 miliar menjadi Rp 431 miliar termasuk gaji ke 13 dan 14," jelasnya.

Sementara, Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH meminta agar BKD sesegera mungkin membayarkan rapel kenaikan gaji para pegawai.

"Kami minta segera dibayarkan, untuk ASN yang telah dibayarkan agar dapat meningkatkan disiplin dan meningkatkan kinerja, apalagi disamping kenaikan dari pemerintah pusat kita juga ada kenaikan tunjangan, jadi jangan hanya menuntut hak saja tapi kewajiban juga harus dilaksanakan," pintanya.

Fikri menuturkan, kedepan pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap pegawai, dimana pegawai jika dinilai malas-malasan akan diberikan sanksi. "Kalau dia pejabat akan kita evaluasi dan kalau dia pegawai biasa akan kita beri peringatan," tegasnya.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved